PAM JAYA IKUT MENCEGAH PENYALAHGUNAAN NARKOBA

Kamis, 31 Oktober 2013, JAKARTA – Perusahaan Air Minum Jakarta Raya (PAM Jaya), memperketat aturan dan penerimaan calon karyawan harus bebas dari narkoba, “Untuk memastikan calon karyawan bebas dari narkoba, mereka harus membuat surat pernyataan bebas narkoba dan menjalani tes urine,” kata Daryanto, saat mengikuti Focus Group Discussion (FGD) yang digelar Direktorat Diseminasi Informasi Deputi Bidang Pencegahan, Badan Narkotika Nasional (BNN), di Ruang Pola I PAM Jaya, Jakarta Pusat, Selasa (29/10).

Selanjutnya Daryanto mengatakan,  dari pada buang-buang waktu lebih baik tidak usah menggunakan narkoba,karena dampaknya juga sangat dahsyat bagi kehidupannya di masa depan,”Informasi yang benar tentang berbagai macam yang berkaitan dengan narkoba perlu terus disosialisasikan agar semua pekerja dan masyarakat memiliki pengetahuan tentang dampak buruk penyalahgunaan narkoba,” kata Daryanto.

Menurut Daryanto, sebagai warga masyarakat, ia juga ingin menyampaikan bahwa BNN perlu mendatangi instansi-instansi lainnya agar pekerja baik pegawai negeri sipil maupun swasta agar dapat mengurangi penyalahgunaan narkoba. Apa contoh yang bisa diberikan bagi generasi berikutnya kalau para pekerjanya banyak yang terjerat narkoba,” ujarnya.

Sementara itu, Pokjabfung BNN, Sri Haryati, menjelaskan, pekerja menduduki peringkat pertama dalam menyalahgunakan narkoba, untuk itu perlu terus diintensifkan sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkoba di kalangan pekerja,”Disinilah diperlukan peran pekerja agar tidak menambah angka penyalahgunaan narkoba yang semakin hari semakin tinggi,” kata Sri Haryati.

Sri Haryati mengungkapkan, bahwa anggapan para pekerja menggunakan narkoba merupakan suatu kebutuhan dan bisa meningkatkan stamina dan gairah kerja, itu salah besar dan sama sekali tidak benar. Karena sudah bisa mendapatkan uang lalu bebas menggunakan narkoba, atau karena stress dengan pekerjaan rutin di kantor lalu menggunakan narkoba, hal-hal tersebut merupakan pemikiran yang salah, “Tapi satu hal yang selalu kita sosialisasikan,  yaitu agar para pekerja diberikan pengetahuan yang benar tentang bahaya penyalahgunaan narkoba, kalau para pekerja sudah paham bahayanya menyalahgunakan narkoba, saya yakin mereka tidak akan mau menyalahgunakan narkoba,” ujar Sri Haryati. (pas)

Tinggalkan balasan

Your email address will not be published.

Anda boleh menggunakan HTML tags dan attribute:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>