Tips Menghindari Penyalahgunaan Narkoba Dalam Keluarga

0
159

Oleh: Oscar Umbu Siwa

Setiap orang tua mendambakan suasana harmonis terjadi dalam keluarganya. Namun persoalan penyalahgunaan narkoba belakangan ini menjadi ancaman serius untuk kehormonisan itu. Banyak orang tua kemudian menjadi kehilanagn harapan karena anaknya terlibat dalam penyalahgunaan narkoba.  ironisnya berdasarkan hasil survey BNN, tempat paling sering untuk menggunakan narkoba adalah rumah teman (63 persen). Hal Ini mengindikasikan bahwa rumah menjadi pilihan utama ketika ingin menggunakan narkoba.

Dengan demikian, walaupun anak selalu berada di rumah, maka tidak menjamin akan menjadi seorang anak yang bebas dari narkoba.  Oleh karena itu setiap orang tua harus melakukan pengawasan dan juga komunikasi yang intens dengan anak untuk menghindari penyalahgunaan narkoba.

Penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba yang menjadi momok dalam keluarga bukannya tidak bisa dihindari. Berikut kiat untuk melindungi keluarganya dari penyalahgunaan narkoba.

1. Mempelajari atau Mencari Infromasi Tentang Narkoba

Tidak mungkin anda mencegah, jika Anda tik tahu apa yang sedang anda coba untuk mencegahnya. Ambillah kesempatan untuk mempelajarimasalah narkoba. Dengan membaca, mendengarkan ceramah, berdiskusi, dan membahas masalah narkoba di internet, majalah, koran, atau pada program televisi dan radio.

Untuk mendapat informasi yang akuran dapat mengunjungi website deputi bidang pencegahan BNN www.indonesiabergegas.bnn.go.id.

Karena umumnya anak dan remaja menerima informasi tentang narkoba dari luar rumah, sebagian besar dari teman sebayanya. Sangat berbahaya ketika anak mengetahui suatu hal yang baru hanya setengah-setengah.oleh karena itu orang tua harus memiliki informasi yang benar dan luas tentang permasalahan narkoba.

Seharusnya pemberian informasi yang akurat dan jelas harus juga diberikan oleh sekolah-sekolah sebagai salah satu sub-kurikulum yang wajib diikuti oleh setiap anak. Informasi mengenai jenis-jenis narkoba. Dampak bila menggunakannya, dampaknya bagi organ-organ tubuh kita serta dampak dari segi hukumnya bila tertangkap memiliki, menggunakan atau mengedarkan narkoba, Penyakit yang dapat diderita sebagai akibat pemakaian narkoba.


2. Menjadi Sahabat

Menjadi sahabat anak merupakan salah satu bentuk pola pengasuhan (parenting)yang dapat diterapkan orang tua dalam pendidikan keluarga. Semua berawal dari rumah. Pola asuh orang tua dalam keluarga sangat mempengaruhi perkembangan dan kepribadian anak karena orang tua merupakan figur pelindung, pemberi dan pemerhati.

Dalam kesehariannya, anak-anak tidak hanya membutuhkan figur orang tua. Anak-anak juga membutuhkan sosok sahabat yang bisa menjadi partner dalam dunianya, sehingga ia merasa senang, ceria dan nyaman dengan diri dan lingkungannya. Sebagai orang terdekat anak, orang tua harus bisa berperan, memposisikan diri sebagai sahabat bagi anak.

Mendapatkan kepercayaan dari anak sangat berarti hingga ia besar nanti. Saat ia menghadapi masalah ia akan menjadikan orang tua sebagai tempat curhat dan berbagi beban

3. Orang Tua Menjadi Role Mode

Bila seseorang telah terjerumus dalam penggunaan narkoba maka akan sulit untuk melepas dari jeratan narkotika ini. Patut dicacat bahwa penyalahguna narkoba tidak dapat sembuh, melainkan hanya dapat dipulihkan. Karena sewaktu-waktu dapat kambuh kembali.

Contoh perilaku orang tua dalam kehidupan sehari-hari dalam mempraktekkan hidup sehat juga perlu dilakukan. Orang tua seyogyanya menjadi role-model bagi anak-anak mereka, harus memberikan contoh yang baik bila ingin anaknya berperilaku baik. 

Sering kali kita sebagai orang tua lupa bahwa anak kita belajar dari tingkah laku dan perilaku kita yang mereka lihat dan perhatikan setiap harinya dari bayi sampai remaja. 


Anak-anak belajar, meniru, dari orang yang sehariannya berada paling dekat dengan mereka. Maka seharusnya kita tidak merokok atau minum minuman beralkohol bila kita tidak mau anak-anak kita meniru kita atau bahkan mencoba-coba dan menyalahgunakan narkoba.

4. Menerapkan Gaya Hidup Sehat Dalam keluarga

Hal yang perlu diwaspadai dalam lingkunagn keluarga adalah keharmonisan. Penyalahgunaan narkoba merupakan salah satu bentukkenakalan anak.Faktor penyebab kenakalan remaja yang utama adalah keluarga yang tidak harmonis. Maka dari itu, ciptakan keluarga yang harmonis dan penuh kasih sayang. Jika anak mendapatkan kasih sayang dirumah sendiri mereka tidak anak mencari diluar yang akhirnya lari kenarkoba.


5. Bekerjasama Dengan Lingkungan Sekitar

Kita sebaiknya bekerjasama dengan lingkungan rumah kita seperti dengan ketua RT, RW, dsb. Terutama dengan tetangga yang mempunyai anak seusia atau yang lebih tua dari anak kita. Menjalin hubungan yang baik dengan para tetangga selalu mendatangkan kenyamanan dan keamanan bagi kita.


Kita bisa membuat sistem pemantauan keamanan bersama tetangga lainnya yang juga melibatkan ketua RT untuk memantau keamanan umum dan memantau bila ada anak-anak di RT kita yang disinyalir menggunkan narkoba. Bila sistem yang dibangun bersama para tetangga itu kuat, dijamin gejala-gejala penyalahgunaan narkoba di pemukiman kita akan terdeteksi dan dapat tertanggulangi dengan cepat dan baik


6. Menjalin Hubungan Interpersonal Yang Baik

Hubungan interpersonal yang baik dengan pasangan dan juga dengan anak-anak kita, akan memungkinkan kita melihat gejala-gejala awal pemakaian narkoba pada anak-anak. Kedekatan hubungan batin dengan orang tua akan membuat anak merasa nyaman dan aman, menjadi benteng bagi keselamatan mereka dalam mengarungi kehidupan mereka nanti.

Bila orang tua sering ribut, cekcok, maka itu bisa memengaruhi sang anak secara psikologis. Kegalauan ini bisa memancingnya untuk mencoba narkoba dengan berbagai macam alasan yang dicarinya sendiri. 

 (Disunting dari berbagai sumber)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here