Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba di Lingkungan Keluarga

0
644

 

Selasa, 10 Februari 2015, JAKARTA – Pengetahuan pencegahan penyalahgunaan narkoba sangat penting bagi seluruh anggota masyarakat, khususnya Ibu-Ibu anggota PKK. Ibu ‰ÛÒ Ibu PKK adalah agen penggerak dan berperan aktif di lingkungan sekitarnya dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN). Inilah yang membuat BNN mengadakan kegiatan Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba di Lingkungan Keluarga yang pesertanya adalah pengurus PKK dari seluruh wilayah di DKI Jakarta. Kegiatan ini dilaksanakan di Gedung TP PKK Melati Jaya, Selasa (10/2). Dalam sambutan sekaligus arahan dalam acara ini, Direktur Diseminasi Informasi BNN, Drs. Gun Gun Siswadi, M.Si menyampaikan bahwa Presiden telah menyatakan Indonesia Darurat Narkoba. Diperkirakan ada 4 juta lebih penyalahguna narkoba di Indoensia. Oleh karena akhir Januari kemarin dicanangkan “Gerakan Rehabilitasi 100.000 Penyalah Guna Narkoba” untuk tahun 2015. “Dan untuk tahun 2016, Presiden meminta agar 400.000 penyalahguna narkoba harus direhabilitasi”, lanjut Gun Gun. Gun Gun juga menjelaskan masyarakat harus merubah mindset bahwa penyalah guna narkoba harus direhabilitasi bukan dipenjara. “Kalau mereka dipenjara, yang ada tingkat kecanduannya akan lebih parah. Atau mungkin mereka malah akan menjadi bandar setelah keluar dari penjara”.

Paulina G. Padmohoedodjo, Tim Asistensi BNN yang hadir selaku narasumber dalam acara ini menjelaskan bahwa dalam penanganan masalah narkoba di Indonesia harus dilakukan dari dua sisi yaitu pengurangan demand dan pengurangan supply. Dan peran PKK dibutuhkan dalam pengurangan demand dimana PKK dapat menjadi penggerak aktif di lingkungan mereka tinggal untuk membantu pemerintah dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba. Ibu-ibu PKK dapat membuat kegiatan-kegiatan bersama ibu-ibu lainnya yang bertujuan untuk meningkatkan kekebalan anak terhadap ancaman narkoba. Kegiatan ini nantinya dapat mencegah anak menyalahgunakan narkoba sejak mulai dalam kandungan hingga usia remaja.

Narasumber lain yang hadir, Direktur Bina Ketahanan Remaja BKKBN, Drs. Temazaro Zega, M.Kes menjelaskan ada beberapa hal yang menyebabkan remaja menyalahgunakan narkoba dan melakukan kenakalan remaja lainnya diantaranya adalah media semakin permisif, teman sebaya yang semakin liberal,  masyarakat semakin individual, sekolah yang semakin kompetitif dan keluarga yang kurang intim.

Dalam sambutannya, Ketua Tim Penggerak PKK DKI Jakarta, Veronica Basuki T. Purnama yang dibacakan oleh Susi Syarifudin, Pokja I PKK DKI Jakarta, mengharapkan anggota PKK diharapkan dapat berperan aktif dalam program pemerintah “Gerakan Rehabilitasi 100.000 Penyalahguna Narkoba” karena penyalahgunaan narkoba di Indonesia sudah pada taraf yang memprihatinkan. Dan anggota PKK juga diharapkan untuk tidak malu melaporkan anggota keluarganya yang menyalahgunakan narkoba ke Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) sebagai bentuk dukungan dalam program P4GN di Indonesia. (yona_oen)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here