Friday, 29 June 2018 10:12

Sinergitas BNN dan KPK dalam Konten Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba dan Korupsi

Sinergitas BNN dan KPK dalam Konten Pencegahan  Penyalahgunaan Narkoba dan Korupsi Photo by Cegahnarkoba

Jakarta, Cegahnarkoba – Kejahatan narkoba dan korupsi merupakan dua kejatahan luar biasa dan merupakan kejahatan yang membutuhkan penanganan ekstra. Buka hanya pada wilayah penegakan hukum tetapi juga pada konteks edukasi bahaya penyalahgunaan narkoba maupun bahaya tindak pidana korupsi.

BNN dan KPK yang dalam hal ini merupakan Vocal Point permasalahan narkoba dan koruspi di Indonesia sudah seharusnya memiliki kepentingan bersama dalam menyelamatkan anak bangsa dari ancaman dua kejahatan tersebut. Pada konteks pencegahan, edukasi kepada masyarakat perlu dilakukan secara masif. Kedua kejahatan ini melibatkan mental dari penyalahguna maupun pelaku tindak pidana nya. Pemahaman yang benar akan bahaya penyalahgunaan narkoba di masyarakat menjadi poin penting keberhasilan pencegahan bahaya penyalahgunaan narkoba. Demikian pula kesadaran akan bahaya tindak pidana korupsi juga merupakan poin penting yang tidak bisa kita lupakan. Berangkat dari kondisi tersebut, maka kersama yang kuat antar dua lembaga tersebut menjadi sangat penting.

Sebagai langkah nyata, BNN melalui Direktorat Advokasi, Deputi Bidang Pencegahan BNN melakukan langkah sinergitas bersama KPK dan melakukan pembahasan terkait langkah nyata yang dapat dilakukan oleh masing-masing pihak.

Dilaksanakan pada Senin, 4 Juni 2018 bertempat di gedung KPK, Kuningan Jakarta, Tim BNN menjelaskan beberapa hal antara lain terkait konten serta media pencegahan yang selama ini telah dimiliki BNN untuk dapat disinergikan dengan media serta konten yang selama ini dimiliki oleh KPK. “konten tersebut nantinya  akan dimasukan kedalam materi penyuluhan bahaya narkoba dan korupsi”, Ujar Dea Rhinofa, Kasi Instansi Pemerintah, Deputi Bidang Pencegahan BNN.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa BNN sampai saat ini telah mengoptimalkan penggunaan berbagai media sebagai sarana edukasi, salah satunya dengan metode story telling, serta game edukasi di playstore serta media ios maupun melalui media streaming.

Pada kesempatan terpisah, Koordinator Pendidikan Masyarakat KPK, Ariz Dedy Arham menyampaikan bahwa bahaya narkoba dan korupsi merupakan kejahatan yang terorganisasi, hal ini di atur dalam Undang – Undang Nomor 5 Tahun 2009 tentang Pengesahan Konvensi PBB Menentang Tindak Pidana Transnasional yang Terorganisasi, di Kantor Badan Pengembangan Pemberdayaan SDM Kementerian Kesehatan, Jakarta, Senin 25 Juni 2018. Dalam kesempatan tersebut, kedua perwakilan lembaga (KPK dan BNN) berharap melalui peningkatan kapasitas SDM yang dilaksanakan oleh Badan Pengawasan Pengembangan SDM Kesehatan bagi aparatur Sipil Negara (ASN) diharapkan mempunyai integritas yang tinggi dalam mencegah bahaya penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba serta korupsi. (Yul).

#HANI2018 #ListenFirst #WorldDrugDay #stopnarkoba #cegahnarkoba

Read 120 times
Login to post comments
We use cookies to improve our website. By continuing to use this website, you are giving consent to cookies being used. More details…