TINGKATKAN PERAN SERTA MASYARAKAT

0
94

Senin, 24 Maret 2014, MALUKU – Peran serta masyarakat dalam upaya mencegah dan memerangi penyalahgunaan dan peredaraan gelap narkoba, menjadi begitu penting, karena tanggung jawab penanganan masalah narkoba bukan saja menjadi tanggung jawab Pemerintah, “Diharapkan peran serta masyarakat dapat menjadi mitra BNN dalam melaksanakan berbagai kegiatan P4GN,” kata Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Maluku, Benny Pattiasina, dalam HUT Yayasan Bhayangkari, Maluku, belum lama ini.

Selanjutnya Benny mengatakan, BNNP Maluku dalam kegiatan pencegahan dan pemberdayaan masyarakat telah melibatkan berbagai unsur masyarakat seperti tokoh Agama, tokoh Masyarakat,  kelompok ibu-ibu Kader PKK (Pembinaan Kesejahteraan Keluarga) dan para kader di lingkungan sekolah, kampus, serta lingkungan kerja baik di pemerintah maupun swasta untuk menjadi pemerhati masalah narkoba di Provinsi Maluku.

“Peran ibu-ibu  Yayasan Kemala Bhayangkari  Maluku dalam mewujudkan keluarga sejahtera adalah esensi dari hakekat hadirnya organisasi tersebut di tengah-tengah masyarakat, dalam upaya meningkatkan kapasitas ibu/ isteri dari anggota  Kepolisian  di berbagai jenjang dalam meningkatkan kualitas kegiatan individu dan keluarga maupun Organisasi,” ujar Benny.

Dalam rangka merayakan HUT Yayasan Kemala Bhayangkari Maluku yang ke 34, tahun 2014,  Yayasan Kemala Bhayangkari bekerjasama dengan  BNNP Maluku melakukan kegiatan sosialisasi penyalahgunaan Narkoba bagi Ibu-ibu Bhayangkari Maluku dan siswa-siswi SMP dan SMU/K di Kota Ambon. Adapun tema kegiatan tersebut adalah “Meningkatkan rasa peduli anak-anak Bangsa untuk meraih masa depan”.

“Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan ibu-ibu Bhayangkari  Maluku dapat berperan menjadi  kader anti penyalahgunaan Narkoba, membantu Pemerintah/BNNP dalam memberikan informasi yang baik dan benar secara terus menerus tentang narkoba,” harap Benny.

Diketahui bahwa sekitar 22% dari pengguna narkoba di Indonesia adalah  generasi muda dan remaja, yang  masih dalam tanggung jawab orang tua, dan kaum ibu merupakan orang pertama yang bertugas mendidik putra-putrinya dalam keluarga dan selalu berkomunikasi dengan anak di rumah.

Disisi lain akibat ketidaktahuan kaum ibu tentang berbagai masalah dalam proses tumbuh kembang anak dan remaja, pola asuh yang tepat bagi anak dan remaja, serta ketidakharmonisan dalam keluarga dapat  menjadi penyebab remaja terjerumus dalam masalah peyalahgunaan narkoba.

Ibu-ibu Bhayangkari juga harus tahu secara baik berbagai informasi lain seperti perilaku hidup sehat, tanda-tanda dan gejala umum penyalahgunaan Narkoba, selanjutnya diharapkan dari kegiatan ini ibu-ibu dapat meneruskan informasi dan hasil sosialisasi ini kepada tetangga maupun masyarakat secara luas di Wilayahnya masing-masing  guna mewujudkan keluarga sehat dan sejahtera tanpa Narkoba sehingga visi Maluku bebas Narkoba tahun 2015 dapat terwujud. (pas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here