Tim Gabungan Musnahkan 7 Hektar Ladang Ganja di Aceh

Tim Gabungan Musnahkan 7 Hektar Ladang Ganja di Aceh
http://www.aktual.com

Aceh Besar, Indonesiabergegas – Badan Narkotika Nasional (BNN), Tentara Nasional Indonesia (TNI), dan Kepolisian Republik Indonesia (POLRI) terus bersinergi dalam memberantas Narkoba dari ujung Barat hingga Timur wilayah Indonesia. Kali ini, sinergitas dibuktikan dengan melakukan pemusnahan ladang ganja siap panen di wilayah Nanggroe Aceh Darussalam (NAD).

Ladang ganja dengan total luas 7 Ha, pertama kali ditemukan melalui satelit oleh Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) yang kemudian ditindaklanjuti oleh petugas gabungan melalui proses penyelidikan selama 2 (dua) minggu. Kemudian pada Senin 18/4 Tim Gabungan yang terdiri dari BNN, TNI dan Polri melakukan pemusnahan terhadap ladang ganja seluas tujuh (7) hektar tersebut.

Setidaknya terdapat 2 (dua) titik ladang ganja di kawasan Gunung Seulawah Agam, Kecamatan Seulimeum, Kabupaten Aceh Besar, Aceh. Titik pertama seluas 5 Ha, sedangkan titik kedua seluas 2 Ha.

Dibutuhkan fisik yang prima untuk mencapai lokasi ladang ganja tersebut, karena lokasi hanya dapat ditempuh dengan cara mendaki selama empat hingga delapan jam. Setibanya di lokasi, pohon ganja siap panen selanjutnya dicabut hingga akar-akarnya dan dimusnahkan dengan cara dibakar.Terkait penemuan ladang ganja yang kedua kalinya di tahun 2016 ini.

Kombes Pol Ghiri Prawijaya, Kasubdit Narkotika Alami Deputi Pemberantasan BNN, kembali menghimbau kepada seluruh masyarakat khususnya warga Aceh untuk tidak lagi menanam tanaman ganja, karena ganja dengan kandungan zat THC (Tetra Hydro Cannabinol) di dalamnya ini merupakan tanaman terlarang, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Oleh karena itu, bagi siapa saja yang masih menanamnya maka akan dipidana sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. (Humas BNN)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *