Pendidik Harus Peduli Bahaya Narkoba

Pendidik Harus Peduli Bahaya Narkoba

Jakarta, Indonesiabergegas – Kepala Sub Direktorat Media Elektronik, Deputi Pencegahan BNN, Mulsyelvi, memberikan Penyuluhan P4GN bagi guru wilayah DKI Jakarta. Acara dihadiri oleh puluhan guru se-DKI Jakarta, Senin (9/11). Berbagai usulan dan sharing datang dari para peserta.

Ratnasari, Guru dari SMA 30 Jakarta memberikan pengalamannya untuk mencegah penyalahgunaan narkoba pihak sekolah dapat melibatkan guru dan mengikuti kegiatan dari BNN.

Ungkapan senada disampaikan Guru SMA 10 Jakarta, Waldi “Kami pihak sekolah akan menelusuri peserta didik dan jika terbukti akan mendapatkan sanksi, pihak sekolah akan memanggil orangtua siswa untuk menganjurkan anak didik untuk dilakukan rehabilitasi” kata Waldi SMA 10 Jakarta.

Usulan datang dari Suyono, sebaiknya BNN duduk bareng dengan KPAI dan Dinas Pendidikan, membuat suatu kebijakan untuk mengatasi kasus narkoba di sekolah, karena penyalahgunaan narkoba jika tidak dihentikan akan menjadi virus bagi peserta didik yang lain.

“Jika siswa didik terbukti menjadi pengedar narkoba mendapatkan sanksi dipidanakan. Sehingga pihak sekolah tidak dipersalahkan oleh KPAI dan orangtua peserta didik” tegas Suyono.

Suyono berharap BNN sering mengadakan penyuluhan ke sekolah-sekolah dan melakukan tes urin kepada peserta didik.
Kepala Seksi Media Online, Deputi Bidang Pencegahan, M. Affan Eko B.S menambahkan bahwa BNN dengan KPAI dan KOMNAS HAM harus berjuang menyelamatkan anak bangsa. Selain itu, BNN sudah ada direktorat yang menangani Advokasi yang untuk menyelaraskan kebijakan. (yul)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *