GENERASI MUDA MENJADI PELOPOR PERANGI NARKOBA

GENERASI MUDA MENJADI PELOPOR PERANGI NARKOBA

Senin, 14 Juli 2014, JAKARTA – Upaya penanggulangan narkoba memerlukan keterlibatan seluruh lapisan masyarakat. Itu merupakan tanggung jawab yang harus dilaksanakan mengingat sasaran korban narkoba merupakan kalangan masyarakat.

“Tanpa kepedulian, sama artinya membiarkan bahaya narkoba menghancurkan kehidupan kita,” kata Ketua LSM Jaya Sakti Nano Soekatno, pada kegiatan Pemberdayaan Masyarakat dalam P4GN bersama warga Kelurahan Ragunan, Jakarta Selatan, dan Badan Narkotika Nasional (BNN), Selasa (8/7).

Untuk itu ia mencoba membangun kesadaran dan pemahaman masyarakat terkait hal tersebut. Salah satunya dengan mendorong kelompok pemuda sekitar menyusun aksi strategis dalam membentengi wilayahnya dari barang berbahaya itu,“Pemuda sebagai generasi masa depan bangsa sudah sepantasnya menjadi pelopor memerangi narkoba,” terang Nano.

Terjaganya pemuda dari narkoba, sambungnya, akan menyelamatkan bangsa di masa mendatang dari jurang keterpurukan sosial. Nano pun menegaskan, Indonesia akan mampu unggul dari bangsa lainnya karena lahirnya penerus yang sehat, bermoral, serta berkualitas,“Ini yang kami coba capai, memang tidak mudah tapi tidak akan pernah putus asa,” imbuhnya.

Selanjutnya nanti, kata Nano, pemuda yang diarahkan menjadi garda menanggulangi narkoba itu akan diminta untuk menyampaikan penjelasan kepada masyarakat di lingkungan pemukimannya. Itu dimulai tahapannya, dengan memberikan pengertian kepada pemuda tentang narkoba secara dalam lalu membinanya secara organisasi untuk menjadi agen penanggulangan narkoba.

“Pemuda-pemuda yang akan dicetak menjadi kelompok anti narkoba itu berasal dari lintas golongan. Ada pemuda masjid, karang taruna, maupun tokoh-tokohnya,” lugas Nano.

Sedangkan Kasubdit Lingkungan Kerja dan Masyarakat BNN Dik Dik Kusanadi menyatakan, partisipasi kaum muda ikut serta membasmi narkoba adalah gerakan bernilai besar. Pasalnya, anak muda adalah sasaran rentan narkoba tetapi kini berubah menjadi pelopor yang justru menanggulanginya, cetusnya. (pas)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *