BNN RANGKUL PKK DKI JAKARTA SAMPAIKAN BAHAYA NARKOBA KEPADA MASYARAKAT

BNN RANGKUL PKK DKI JAKARTA SAMPAIKAN BAHAYA NARKOBA KEPADA MASYARAKAT

Jakarta, Indonesiabergegas.com – Kehadiran korban narkoba dalam keluarga sering menjadi masalah dalam keluarga itu sendiri bahkan dapat menimbulkan penderitaan . Hasil penelitian menunjukan bahwa sebagian besar penyalahguna narkoba dari keluarga yang tidak sehat dan tidak bahagia. Sebaliknya , suatu keluarga yang sejahtera diliputi suasana yang serasi, selaras dan seimbang, dimana anak – anak didik dapat tumbuh dan berkembang  fisik, mental dan sosialnya secara optimal, merupakan  benteng yang kokoh untuk mengatasi  dan menanggulangi ancaman dan gangguan, termasuk penanggulangan masalah narkoba.

Hal itu disampaikan Deputi Pencegahan BNN  Antar M.T Sianturi saat menggelar bimbingan (workshop) bagi para peserta yang disiapkan untuk menjadi kader/fasilitator yang nantinya akan mensosialisasikan/mengkampanyekan kegiatan pencegahan penyalahgunaan narkoba khususnya di lingkungan keluarga sesuai dengan program yang ditetapkan di wilayah PKK

“Pengalaman membuktikan bahwa kelompok orang tua, apabila digerakkan dan diberikan pengetahuan, keterampilan, dukungan dan bantuan, bisa menjadi mitra masyarakat yang paling aktif dalam pencegahan bahaya narkoba. Oleh karenannya untuk memerangi bahaya narkoba perlu melibatkan semua unsur masyarakat, salah satunya dengan menggandeng peran PKK” ujar Antar.

Peran anggota PKK sangatlah dibutuhkan dalam kehidupan bermasyarakat. Seorang ibu harus bisa mampu menjadi teladan serta rule model yang baik bagi anggota masyarakat yang lain terutama anggota keluarga sambung Antar.

Senada Yanuar Sadewa, Kepala Seksi Fasilitasi Rehabilitasi Direktorat Penguatan Lembaga Kekuatan Instansi Pemerintah (PLRIP) Deputi Bidang Rehabilitasi BNN menjelaskan bahwa pengetahuan maupun keterampilan yang sudah diberikan oleh BNN bisa menjadi pegangan angota PKK untuk menjadi penyambung lidah BNN dalam menyampaikan bahaya penyalahgunaan narkoba dan upaya pencegahanya tandas Yanuar.

Sementara itu, Tim Asistensi BNN Paulina G. Padmohoedojo, selaku narasumber menambahkan kerjasama antara BNN dengan kelompok PKK dari berbagai wilayah DKI Jakarta bertujuan untuk meningkatkan sinergisitas dan kewaspadaan bahaya penyalahgunaan Narkoba di lingkungan masyarakat, selain itu anggota PKK dapat juga memberikan pemahaman kepada keluarga sendiri untuk meningkatkan  daya tangkal (imunitas)  anak-anak terhadap penyalahgunaan Narkoba melalui peningkatan / pengembangan  kesehatan anak dari bayi sampai dewasa. Sehingga pengaruh dan dampak narkoba yang buruk dapat dihindari sejak dini. Sehingga terbentuk nyaFamily Support Group yang anti terhadap penyalahgunaan narkoba. (cnd_ant)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *