BNN Kembali Ringkus Jaringan Narkotika Internasional Malaysia dan Nigeria

BNN Kembali Ringkus Jaringan Narkotika Internasional Malaysia dan Nigeria

Jakarta, Indonesia Bergegas – Badan Narkotika Nasional (BNN), Berhasil mengagalkan 2 (dua) sindikat Internasional yang merupakan Jaringan Narkotika Internasional jaringan Malaysia dan Nigeria. Dalam 2 (dua) kasus ini BNN berhasil mengamankan 10.8 Kg dan 688,7 Gram sabu.

Kepala BNN, Komjen Pol Budi Waseso dalam keterangannya di kantor BNN, Cawang, Jakarta Timur, Rabu 21/02/2016 mengatakan kasus ini berhasil diungkap BNN setelah melakukan penyelidikan yang intens terhadap informasi peredaran narkoba yang menggunakan jalur Malaysia – Tawau – Perairan Sebatik via Tarakan Kalimantan Utara ujar Buwas.

Sementara itu lanjut Buwas, pengungkapan kasus yang melibatkan sindikat Nigeria ini berawal dari informasi masyarakat tentang adanya transaksi narkoba di sebuah hotel di Yogjakarta. Setelah dilakukan pemantauan, seorang kurir keluar dari hotel dan dicurigai membawa narkoba dengan tujuan Jakarta. Setibanya di Jakarta kurir tersebut bergeser ke daerah Tangerang.

Akhirnya, BNN menggagalkan transaksi sabu seberat 688,7 gram di depan sebuah ruko di daerah Poris, Kecamatan Batu Ceper, Tangerang pada tanggal 14 April 2016. Di TKP, petugas meringkus YAK (37,laki-laki) setelah menyerahkan sabu kepada ISK (39,laki-laki) ujar Buwas.

Dari keterangan YAK, ia beraksi di bawah kendali seorang perempuan bernama DS (36, perempuan). Petugas mengamankan DS di sebuah apartemen di Karawaci, Tangerang pada hari yang sama. YAK juga mengatakan dirinya mendapatkan sabu tersebut dari seorang perempuan WNA Afsel yaitu LN (36) . Selanjutnya petugas mengamankan LN di daerah Dagen DIY pada hari yang sama pula.

Jaringan ini dikendalikan oleh sindikat Nigeria yang diduga kuat masih berada di Jakarta. Petugas kini masih terus melakukan pengembangan kasus untuk memburu pelaku lainnya.  Pengungkapan kasus ini berhasil dilaksanakan dengan baik berkat sinergi yang kuat antara petugas BNN di pusat dengan para petugas BNN Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Atas perbuatannya, Para tersangka dijerat dengan pasal 114 ayat (2) junto Pasal 132 ayat (1), Pasal 112 ayat (2) Junto Pasal 132 ayat (1) UU No.35 Tahun 2009 Dengan ancaman maksimal hukuman mati atau penjara seumur hidup. (husni)

#stopnarkoba

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *