Cegah Peredaran Narkoba Hingga Pelosok Negeri: BNN dan RRI Tandatangani MoU

Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) dan Radio Republik Indonesia (RRI) sepakat menandatangi Nota Kesepahaman (MoU) untuk bersama-sama perang melawan narkotika.  Penandatangan Mou di lakukan di kantor Pusat RRI, Jakarta, Rabu 6 April 2022,.

MoU tersebut ditandatangani langsung oleh Kepala BNN RI, Dr. Petrus R. Golose dan Direktur Utama RRI Dr. I Hendrasmo, MA.

Kepala BNN RI Dr. Petrus R. Golose menyambut baik penandatangan nota kesepahaman ini karena sangat berdampak dalam upaya pencegahan bahaya penyalahgunaan narkoba. RRI adalah Lembaga negara yang memiliki jaringan yang sangat luas hingga kepelosok pedesaan. BNN dapat memanfaatkan jaringan yang dimiliki oleh RRI untuk melakukan Diseminasi Informasi dan juga Edukasi tentang bahaya penyalahgunaan narkoba kepada masyarakat. Dengan demikian kita dapat mencegah peredaran gelap narkoba hinga kepedesaan ujar kepala BNN RI.

Selain itu lanjut kepala BNN, dengan jumlah personil RRI yang mencapai 6.000 orang hal tersebut dapat menjadikan  mereka sebagai relawan atau duta anti penyalahgunaan narkoba.

Kepala BNN menyinggung soal serbuan bandar narkoba Internasional yang menyerang Indonesia dari berbagai arah sehingga perlu ada kerjasama yang kuat dalam menghalau serangan tersebut. Kita harus mengirim pesan kepada mereka (bandar narkotika) bahwa Indonesia bersatu untuk perang melawan narkoba. BNN RI sebagai Leading Institution bertanggungjawab terhadap penanggulangan narkotika ujar Kepala BNN.

Agar MoU tersebut berdampak langsung dalam penanggulangan narkotika, Kepala BNN RI memerintahan seluruh kepala BNNP dan BNNK berkunjung di kantor RRI setempat untuk menindak lanjuti MoU tersebut.

Sementara itu Direktur Utara RRI Dr. I Hendrasmo, MA mengatakan Narkotika adalah salah satu musuh negara.  Narkotika telah mengancam lebih dari 3 juta warga masyarakat kita. Dalam Tri Prasetya  RRI kita juga diingatkan untuk mewaspadai apapun yang bisa menghancurkan negara. Bersama BNN, dengan memanfaatan sumber daya masing-masing yang kita miliki, dengan keterlibatan seluruh kasatker LPP RRI, mari kita optimalkan kampanye dan sosialisasi kita, dalam rangka untuk mencegah, dan memberantas penyalahgunaan, maupun peredaran narkotika, yang kini telah menjadi ancaman serius bagi bangsa kita ujarnya.

(Oscar)

BNN RI Mendukung IADO Dalam Pencegahan Penggunaan Doping di Dunia Olahraga Tanah Air

Indonesia Anti Doping Organization (IADO) merupakan Lembaga anti doping di Indonesia yang sebelumnya bernama LADI atau Lembaga Anti Doping Indonesia.

Perubahan nama ini bermula dari adanya saknsi dari World Anti-Doping Agency (WADA) karena Indonesia dianggap tidak mematuhi regulasi pelaporan tes doping yang harusnya rutin dilaksanakan. Hal tersebut menyebabkan Indonesia tak bisa mengibarkan bendera Merah Putih pada ajang olahraga internasional.

Kemudian karena kerjakeras berbagai pihak maka pada tanggal 2 Februari 2022 WADA mencabut sanksi tersebut dan hal ini menjadi momentum bagi perbaikan sistem olahraga di Indonesia dengan membentuk Lembaga baru baru yaitu IADO.

Hari ini Selasa 5 April 2022 saya beraudiensi bersama pimpinan IADO dipimpin langsung oleh dr. Musthofa Fauzi, Sp. An selaku ketua umum didampingi oleh Wakil Ketua Umum IADO, dr. Rheza Maulana Syahputra, BMedSc (Hons), M.M, MARS, Sekretaris Jenderal IADO : drg. Dessy Rosmelita, Sp. Perio, MARS dan Direktur Intelijen & Investigasi IADO, Ir. Suharyanto

Pada kesempatan ini saya didampingi oleh Kepala Pusat Laboratorium BNN RI Brigjen Pol. Ir. Wahyu Widodo, Direktur PLRKM BNN RI, dr. Amrita Devi, Sp.KJ.,M.Si dan Kepala Laboratorium, Kombes Pol Kuswardani.

Ketua IADO dr. Musthofa Fauzi, Sp. An. saat melakukan audiensi dengan Kepala BNN RI menyampaikan keinginannya untuk dapat bekerja sama karena daftar zat yang dilarang oleh WADA merupakan jenis zat narkotika. Untuk tahun ini pengujian sampling pada atlet tidak hanya dilakukan melalui tes urine saja, tetapi juga melalui tes darah,” ujar dr. Musthofa Fauzi, Sp. An.

Oleh sebeb itu, pihaknya meminta bantuan BNN RI untuk bersama melakukan upaya pencegahan. Bagai dayung bersambut, Kepala BNN RI, Dr. Petrus Reinhard Golose dalam audiensi tersebut sangat antusias untuk dapat bekerja sama dengan IADO.

Saya melihat merupakan usulan kerja sama yang sangat baik untuk membuktikan keseriusan IADO menjaga para atlet dari penggunaan doping dan melaksanakan regulasi yang diatur oleh WADA. Dengan rasa memiliki bangsa ini kita akan mendukung penuh tugas dan tanggungjawab IODA dalam pencegahan doping bagi atlit di Indonesia untuk terus berprestasi.

Kepada pengurus IADO saya sampaikan bahwa perkembangan NPS berdasarkan United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC) bahwa jumlah New Psychoactikve Substances yang beredar di dunia berjumlah 1124 NPS. Di Indonesia berhasil dideteksi oleh BNN RI berjumlah 87 NPS. 75 NPS sudah diatur dalam lampiran perarturan Menteri Kesehatan RI dan 12 NPS belum diatur.

Karena ini baru audiensi awal, kedepan BNN RI dan IADO akan menandatangi kesepakatan bersama (MoU) yang mengatur tentang pencegahan yang meliputi edukasi tentang bahaya narkotika bagi atlit olahraga, melatih pegawai IADO sebagai tracer pengujiam doping dan sharing informasi deteksi dini penyalahgunaan narkotika.

Diakhir audiensi saya menyematkan Jaket War on Drugs kepada ketua IADO sebagai bentuk dukungan dan juga menjadikan pengurus IADO sebagai Duta Anti Narkotika di dunia olahraga Tanah Air.

(Oscar)

Talkshow P4GN di Universitas Pasundan, Bandung

Kamis, 31 Maret 2022 Badan Narkotika Nasional melalui Deputi Pencegahan melaksanakan Talkshow Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di Gedung Mandala Sabar Ir. H. Djuanda, Kampus II Universitas Pasundan, Bandung. Bertemakan ‘Gotong Royong menghadirkan Kampus Merdeka’, talkshow diikuti oleh 100 orang peserta. Talkshow dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan dilanjutkan dengan Mars BNN yang dibawakan oleh PS Paralisma UNPAS.

Kepala BNN RI, Komjen. Pol. Drs. Petrus Reinhard Golose, MM dalam sambutannya pada keynote speech menambahkan bahwa tugas untuk menghilangkan bahaya, saat ini untuk menyelamatkan bangsa, membantu menciptakan muda, menekan peredaran narkoba butuh kerja sama dan dukungan Artipena. Percepat jangan pernah menyerah!

 

Dalam pembukaan, Ketua Artipena Jawa Barat yang juga merupakan Rektor Universitas Pasundan, Prof. Dr. Ir. H. Eddy Jusuf Sp, M.Si, M.Kom, menyampaikan bahwa kegiatan Talkshow P4GN dengan tema ‘Gotong Royong menghadirkan Kampus Merdeka’ merupakan bentuk pendekatan tinggi daya yang dilakukan perguruan melalui UKM, KSR maupun PMI.

Narasumber dan praktisi dalam kegiatan Talkshow P4GN ‘Gotong Royong menghadirkan Kampus Merdeka’ terdiri dari Deputi Pencegahan BNN, Irjen. Pol. Drs. Sufyan Syarif, MH, Perwakilan Ketua Umum DPP Artipena, Ir. Zainal Arifin, MT, Ketua DPW Artipena Jawa Barat, Prof. Dr. Ir. H. Eddy Jusuf Sp, M.Si, M.Kom, dan Kepala LLDIKTI Wilayah IV, Dr. M. Samsuri, MT

Kegiatan Talkshow P4GN ‘Gotong Royong menghadirkan Kampus Merdeka’ bertujuan untuk mendorong terwujudnya kolaborasi program BNNP seluruh Indonesia dengan DPW Artipena serta mendorong program P4GN masuk dalam program Kampus Merdeka.

Pada kesempatan ini Kepala BNN RI, Komjen. Pol. Drs. Petrus Reinhard Golose, MM juga memberikan sertifikat kepada Pengurus Artipena Provinsi Jawa Barat, Dr. Rini Ayu Sasanti, M.Pd, Rektor Internasional Woman University, Dr. Hj. Dewi Indrayani Jusuf, M.Si, Rektor Universitas Wiralodra, Dr. Ujang Suratno, SH, M.Si, dan Ketua STIE Pasundan, Dr. Dudung Juhana.

Bandung Choral Festival 2022 “War On Drugs, Sing Againts Drugs” Resmi Dibuka

Senin, 28  Maret 2022, Opening Ceremony Bandung Choral Festival “War On Drugs, Sing Againt Drugs” secara resmi dibuka dengan penayangan video lagu War On Drugs oleh Bandung Choral Society dan dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya yang diikuti dengan Mars BNN oleh PSM Universitas Katolik Parahyangan dan PSDC LPPD Jawa Barat.

Dibuka oleh Deputi Pencegahan BNN RI, Drs. Sufyan Syatif M.H, Rektor Universitas Katolik Parahyangan, Mangadar Situmorang Ph.D., serta dihadiri oleh Artipena, Forkompinda se-Jawa Barat, BNNP dan BNNK seluruh Indonesia.

Bandung Choral Festival merupakan rangkaian acara HUT BNN RI dengan tujuan kempanye P4GN dalam seni paduan suara demi menciptakan sinergi dan kolaborasi bersama stake holder terkait.

Talenta seluruh masyarakat Indonesia terjun di perhelatan ini untuk memerangi narkoba dengan cara menyanyi yang merupakan ide yang sangat brilian. Auditorium Universitas Parahyangan dipilih menjadi tempat diselengarakannya Bandung Choral Festival merupakan salah satu auditorium dengan kualitas akustik terbaik di Asia Tenggara.

Dalam sambutan Kepala BNN RI yang dibacakan oleh Deputi Pencegahan BNN RI ingin memberikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh yang terlibat dalam acara Bandung Choral Festival 2022. Dalam sambutannya, disampaikan perlunya lingkungan pendidikan yang sehat dan bersih dari bahaya penyalahgunaan narkoba yang tidak bisa dilakukan sendiri oleh BNN sendiri demi terciptanya Indonesia Bersih Narkoba.

Opening Ceremony Bandung Choral Festival 2022 diakhiri dengan pemukulan gong sebagai tanda pembukaan secara resmi acara Bandung Choral Festival 2022. Acara ini berlangsung dari tanggal 28 Maret – 1 April 2022 yang diikuti oleh 39 kelompok Paduan Suara dari seluruh Indonesia.

Kepala BNN: Penyuluh P4GN Garda Terdepan BNN, Upahnya Besar di Surga

Kepala BNN RI, Dr. Petrus Reinhard Golose dalam pembukaan Rapat Kerja Teknis (Rakenis) Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat berpesan kepada seluruh Penyuluh P4GN, “Saya harap kalian lakukan yang terbaik dengan tulus, tugas Anda itu mulia. Upah Anda besar di surga”. Hal ini disampaikan Kepala BNN pada pembukaan Rakernis pada Kamis (10/3) di Bali. Kepala BNN Ri merasa bangga dengan peran penyuluh narkoba di tengan masyarakat yang merupakan duta BNN yang bersentuhan langsung dengan masyarakat baik di pusat hingga ke daerah-daerah di seluruh Indonesia.

 

 

Rakernis yang digelar di The Patra Villa and Resort pada tanggal 9-11 Maret 2002 ini mengusung tema “Optimalisasi Kemampuan Penyuluh Narkoba Melalui Soft Power Approach Mewujudkan Indonesia bersinar dihadiri seluruh penyuluh P4GN di Indonesia baik yang datang langsung maupun yang mengikutinya secara daring. Kepala BNN RI juga berpesan kepada seluruh peserta agar dapat menyerap materi – materi yang disampaikan para pakar yang hadir sebagai narasumber dalam kegiatan ini dan menyalurkannya kepada masyarakat.

Pada pembukaan Rakernis ini Kepala BNN RI juga meresmikan aplikasi SiDePe (Sistem Informasi Deputi Bidang Pencegahan) yaitu aplikasi yang nantinya digunakan untuk mempermudah pekerjaan dan pelaporan Penyuluh P4GN serta twibbon HUT BNN RI ke 20.

 

 

 

Deputi Pencegahan BNN, Drs. Sufyan Syarif, M.H. dalam diskusi panel menyampaikan saat ini ada 4 (empat) program prioritas nasional bidang pencegahan yaitu: ketahanan keluarga, ketahanan komunitas, ketahanan sekolah, dan ketahaan lingkungan berbasis sumber daya pembangunan desa dengan ketahanan masyarakat sebagai indikator kinerja utama.

 

Deputi Pencegahan BNN juga mengatakan dalam melakukan program – program tersebut, para penyuluh hendaknya melakukan kolaborasi baik dengan bidang lain di BNN maupun dengan stake holder pemerintah atau swasta. “Kita tidak bisa kerja sendiri. Kita harus bersinergi secara komprehensif dengan pihak lain. Dan selain keempat program itu, jangan lupakan juga branding. Branding ini penting agar masyarakat mengetahui program-program apa saja yang kita jalankan.” Lanjut. Sufyan.

 

Rapat Kerja Teknis ini menghadirkan narasumber internal lainnya seperti dari bidang Pemberdayaan Masyarakat, Rehabilitasi, Pemberantasan, Puslitdatin, Inspektorat, pakar di bidang psikologi komunikas serta narasumber dari Ditjen Bina Pemerintahan Desa dan Ditjen Politik & Pemerintahan Umum, Kementerian Dalam Negeri Kementerian Dalam Negeri serta dari Deputi Bidang SDM, Teknologi & Informasi, Kementerian BUMN.

Komisi III DPR RI Apresiasi Kinerja BNN Tahun 2021

Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) mengelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama mitra kerja Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI), Kamis 20/1 di Ruang Rapat Komisi III DPR RI Gedung Nusantara II, Jakarta.

Rapat dipimpin oleh Dr. Ir. H. Adies Kadir, S.H, M.Hum dari Partai Golkar serta dihadiri oleh Sebagian besar anggota Komisi III DPR RI .

Ada pemandangan yang tak biasa dari RDP kali ini karena sebagian besar anggota Komisi III yang hadir memakai jaket War on Drugs. Pimpinan rapat Adies Kadir mengatakan bahwa dengan memakai jaket War on Drugs adalah bukti bawah Komisi III DPR RI mendukung pelaksanaan tugas dari BNN RI.

“ Untuk mendukung kerja-kerja dari BNN hari ini sebagian besar dari anggota Komisi III DPR RI memakai jaket War On Drugs”ujar Adies Kadir disambut tepuk tangan dari semua anggota yang hadir.

Sementara itu Kepala BNN RI Komjen Pol. DR Petrus Reinhard Golose didampingi oleh pejabat  utama dilingkungan BNN RI. Mengawali paparannya kepala BNN melaporkan realisasi anggaran BNN pada tahun 2021 yang mencapai 98,19 persen kemudian diikuti dengan laporan kinerja dalam bidang pencegahan, rehabilitasi dan pemberantasan penyalahgunaan narkoba. Diakhir paparannya kepala BNN penyamaikan tentang rencana kerja BNN pada tahun 2022 dan beberapa pertimbangan atas Revisi UU No 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.

Rapat dilanjutkan dengan penyampaian pendapat dari masing-masing anggota komisi III DPR RI atas laporan pelaksanaan tugas BNN tahun 2021.

Habiburokhman dari fraksi Gerindra mengatakan mendukung maksimal BNN dalam konteks War On Drugs. “Kita dari Fraksi Grindra Support Full BNN” ujarnya.

Sementara itu, Irjen.Pol.(Purn) Drs. H. Safaruddin dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ikut memberikan apresiasi atas pelaksanaan tugas BNN. Sarifudin menyampaikan apresiasi atas upaya BNN membentuk pegiat atau relawan narkoba di setiap daerah. Menurutnya hal tersebut sebagai terobosan yang perlu ditingkat oleh BNN pada tahun 2022.

“Apresiasi kepada Kepala BNN dan jajaran atas prestasi yang dicapai pada tahun 2021” ujar Sarifudin.

Wakil rakyat yang turut menyampaikan dukungan kepada BNN adalah Habib Aboe Bakar Alhabsyi, S.E. dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

“Di rapat kerja ini, saya memberikan apresiasi kepada Ka BNN RI, khususnya manajemen kinerjanya sehingga berhasil mengungkap 85 jaringan narkotika dan pengungkapan narkotika di 3 propinsi dengan hasil sabu 218,46 Kg dan ekstasi 16.586 butir di awal tahun 2022 ”

“Disamping itu, penggunaan digitalisasi dalam penyidikan khususnya e-mindik memberikan transparansi penyidikan kepada masyarakat sehingga kinerja penyidik BNN lebih profesional” tutur Habib Aboe Bakar Al-habsyi. (Oscar)

Gebrakan Awal Tahun: BNN Selamatkan 950 Ribu Generasi Muda dari Penyalahgunaan Narkoba

Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) terus berkomitmen dalam melakukan gebrakan War on Drugs dengan strategi hard power approach melalui pemberantasan  jaringan narkoba.

Kepala BNN RI Komjen Pol DR. Petrus Reinhard Golose mengakatan BNN terus bergerak dalam menggelorakan perang melawan narkotika (War on Drugs) dengan melumpuhkan jaringan narkotika yang selama ini merusak generasi bangsa.

Senin, 17/1/2022 BNN menggelar Press release pengungkapan kasus penyelundupan narkotika dengan barang bukti jenis Sabu seberat 218,46 Kg dan ekstasi sebanyak 16.586 butir dari tiga (3) wilayah yakni Provinsi Kalimantan Timur, kalimantan Barat dan Riau.

Dari Operasi di 3 (tiga) Provinsi yang dilakukan oleh personil BNN mendapatkan hasil yang membanggakan. melalui penyitaan narkotika jenis sabu dan ekstasi dari ketiga jaringan, BNN RI telah menyelamatkan 950 ribu generasi muda dari penyalahgunaan narkotika.

Petrus Golose memberikan apresiasi yang tinggi kepada anggotanya yang berhasil mengungkap peredaran gelap narkotika di wilayah sumatera dan Kalimantan. Menurutnya dari operasi tersebut BNN berhasil menyelamatkan 950 ribu nyawa anak bangsa dari penyalahgunaan narkotika. Prestasi yang sangat membanggakan, ujar mantan Kapolda Bali ini bangga.

Melihat trend penyelundupan narkotika diawal tahun, maka diperlukan kerjasama dengan negara lain agar semakin banyak masyarakat Indonesia yang diselamatkan. Selain itu upaya pencegahan akan terus dilakukan terutama di wilayah-wilayah yang menjadi pintu masuknya narkotika ke Indonesia tutupnya. (Oscar)

Gelorakan War on Drugs BNN dan PRSSNI Usulkan Agar Mars BNN disiarkan di Seluruh Radio Swasta

Pada awal tahun 2022, Direktur Informasi dan Edukasi, Deputi Bidang Pencegahan BNN Drs. Iman Soemantri, MSi genjar melakukan koordinasi dan Kerjasama sama dengan pihak terkait untuk menggeloran War on Drugs. Dalam kunjungannya Iman Soemantri banyak mendapat usulan atau masukan tentang bagaimana menggeloran War on Drugs.

Misalnya saat melakukan kunjungan kerja di kantor Persatuan Radio Siaran Swasta Nasional Indonesia (PRSSNI) Selasa 11/1/2022, Iman Soemantri mendapat masukan agar radio swasta wajib menyiarkan Mar BNN pada jam tertentu. Hal ini sebagai bentuk kepedulian radio terhadap anak bangsa agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba.

PRSSNI yang merupakan organisasi radio siaran swasta berizin terbesar di Indonesia saat memiliki 585 radio swasta yang tersebar diseluruh wilayah Indonesia. Jejaring yang dimiliki oleh PRSSNI  dapat dimanfaatkan untuk menggelorakan War on Drugs.

Untuk mendukung hal tersebut BNN bersama PRSSNI akan berkoordinasi dengan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) agar ide tersebut dapat dilaksanakan (oscar).

BNN Gelar Drugs Free Exhibition Day di Kota Denpasar

Badan Narkotika Nasional (BNN) kembali menggelar “Drugs Free Exhibition Day”. Kali ini yang disasar adalah remaja kota Denpasar, Bali. Kegiatan ini dipusatkan di Gedung, Dharma Negara, Alaya, kota Denpasar, Jumat 26/11/2021.

Drugs Free Exhibition Daya bertujuan untuk menggali potensi Remaja pulau Bali dengan tujuan agar terhindar dari penyalahgunaan narkoba.

Berdasarkan laporan panitia terdapat 73 Remaja Kota Denpasar mengikuti kegiatan ini dengan tiga kategori yakni Videografi, Desain Grafis dan Photografi. Dari jumlah tersebut panitia memilih 10 karya terbaik untuk mendapatkan penghargaan dari Kepala BNN RI.

Kepala BNN RI Dr. Petrus R. Golose di dampingi Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara, SE, meninjau langsung pemeran tersebut dan memberikan apresiasi yang tinggi atas karya yang dihasilkan oleh para remaja kota Denpasar. Kepala BNN berharap melalui kegiatan positif Remaja di pulau Bali dapat terhindar dari penyalahgunaan narkoba.

“Generasi Muda pulau Bali harus kita lindungi dari penyalahgunaan narkoba karena narkoba merusak keluarga dan masa depan ujar mantan Kapolda Bali tersebut.

Sementara itu Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, SE, mengatakan Drugs Free Exhibition Day merupakan kegiatan positif yang dapat menghindarkan remaja dari penyalahgunaan narkoba.

Walikota Denpasar dalam sambutannya mengatakan bahwa Kota Denpasar sudah melalukan upaya pencegan kepada remaja Kota Denpasar dengan menjadikan Gedung Dharma Negara Alaya sebagai pusat kreasi dan inovasi bagi remaja Kota Denpasar.

“Di gedung ini setiap hari remaja pulau berkumpul dan menyalurkan bakat mereka seperti melukis, menari dan kegiatan positif lainnya” ujar Wali Kota Denpasar.

 

Sementara itu salah satu remaja peserta Drugs Free Exhibition Day, asal Kota Denpasar, Putu Perdana, mengaku bangga dengan pelaksaan Drus Free Exhitibitin Day di Kota Denpasar. Menurutnya saat ini remaja sangat rentang terhadap penyalahgunaan narkoba. Ia berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan setiap tahun oleh BNN untuk mewadahi sekaligus sebentuk apresiasi atas karya yang dihasilkan oleh remaja di Kota Denpasar. Adapun motivasinya mengikuti kegiatan ini adalah mengasa bakatnya dalam dalam melukis untuk masa depannya.

 

 

Setelah meninjau pemeran karya remaja Kota Denpasar, Kepala BNN kemudian melantik Relawan Anti Narkoba Panjuru Reksa Gargita (PRG) Kota Denpasar dan melaunching Desa Wisata Edukatif Bersinar. (Oscar)

#DrugFreeExhibitionDay #kepalabnnri #kepalabnn #petrusgolose #bali #dewata #indonesiabersinar #pulaudewata #campaign #skill #ExhibitionDay #challenge #photography #videography #design #Graphicdesign #video #photo #remaja #siswa #pemuda #talent

Kepala BNN RI Launching Terobosan Kreatif BNNP Sulawesi Utara

Badan Narkotika Nasional (BNN) RI menyelenggarakan Launching Terobosan Kreatif BNNP Sulawesi Utara bersama Gubernur, Wakapolda dan Forkopimda Sulut, Kamis (11/11).

Kepala BNN RI, Dr. Petrus Reinhard Golose bersama Gubernur Provinsi Sulawesi Utara, Olly Dondokambey, Wakapolda Sulut, Brigjen Pol Jhonny Eddizon Isir, dan Kepala BNNP Sulut, Brigjen. Pol. Drs. Victor Joubert Lasut, M.M., secara resmi meluncurkan Program Terobosan Kreatif BNNP Sulawesi Utara, Pencanangan Desa/Kelurahan Bersinar, Pemberian Penghargaan kepada Pihak Pendukung P4GN serta Drugs Free Exhibition Day tersebut di Mapolda Sulut.

Kepala BNN RI mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mengambil bagian dalam upaya perang melawan narkoba.

“Secara khusus saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada Gubernur Sulawesi Utara atas kepedulian yang besar terhadap masalah penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba”, tutur Kepala BNN RI.

Kepala BNN RI berharap Gubernur beserta jajaran pemerintah daerah hingga Kepala Desa terus mendukung upaya BNN RI dalam melindungi masyarakat Indonesia dari bahaya penyalahgunaan dan perdaran gelap narkoba.

Dalam sambutannya, Gubernur Sulut menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan kepada BNN RI dan BNNP Sulut yang telah bekerja keras dalam upaya penanggulangan narkoba di Bumi Minahasa. Secara khusus, Gubernur memberikan penghargaan kepada Kepala BNNP Sulut yang telah membuat kolaborasi hebat sehingga penanggulangan narkoba di Provinsi Sulut ini menjadi lebih kuat.

Gubernur Olly Dondokambey juga menambahkan bahwa dukungan pihaknya dalam upaya penanggulangan narkoba sangat serius yaitu dengan mengeluarkan Peraturan Gubernur Nomor 07 Tahun 2010 tentang Pengembangan Desa/Kelurahan Peduli Bahaya Narkoba.

Sementara itu Kepala BNNP Sulut, Brigjen. Pol. Drs. Victor Joubert Lasut, M.M., berharap diberikan dukungan penuh dan mendoakan keberhasilan program terobosan tersebut sehingga dapat merehabilitasi masyarakat yang terpapar narkoba.

Kegiatan dilanjutkan dengan pemberian penghargaan kepada pihak pendukung program P4GN, diantaranya :

  1. Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey
  2. Walikota Manado, Andrei Angouw
  3. Walikota Bitung, IR. Mauritis Mantiri, MM
  4. Bupati Minahasa, IR. Royke O. Roring, M.Si
  5. Camat Singkil, Zainal Naway, SE
  6. Lurah Wawonasa, Husein Masiaga
  7. Lurah Sindulang Dua, Putera Djaja Salendah, SE
  8. Lurah Karombasan Selatan, Deesye Tulenan, S.Sos
  9. Lurah Girian Weru Dua, Y0ukefin Marthin, SE
  10. Kepala Desa Sea Tumpengan, Filadelfus Kukihi
  11. Hukum Tua Desa Raringis, Rany Posumah

Mengakhiri kegiatannya, Kepala BNN RI dan rombongan menyempatkan diri untuk mengunjungi serta membeli produk-produk para peserta Drugs Free Exhibition Day di Mapolda Sulut. (YDW)

Biro Humas dan Protokol BNN