Cara Sederhana Menumbuhkan Rasa Empati Anak Sejak Dini

Sobat Cegah, empati bukanlah suatu hal yang bisa muncul dengan sendirinya sejak kita lahir. Rasa empati akan muncul bila orangtua dan lingkungan sekitar membantu menumbuhkan kepada anak sejak dini. Empati adalah kemampuan untuk mengolah rasa yang harusnya dimiliki semua orang, sekalipun itu anak-anak.

Jika buah hati tumbuh tanpa rasa empati, ia cenderung bersikap tidak peduli dengan sekitarnya, akan sulit mendapatkan teman karena cenderung dijauhi atau tidak disukai teman-temannya. Setiap orang, termasuk anak-anak, harusnya memiliki kemampuan untuk berempati. Empati bisa dibilang sebagai salah satu hal penting yang harus dimiliki setiap orang. Ini karena menumbuhkan rasa empati pada anak membantu membangun serta mempertahankan hubungan yang sehat dan bahagia dengan orang lain.. Berbagai cara menumbuhkan rasa empati pada anak yang perlu untuk kita ketahui.

Jadi teladan yang baik, dengan menunjukkan padanya menjadi orang yang sopan, bersikap baik dan penuh kasih terhadap semua makhluk hidup.

Biasakan anak untuk tidak mengejek dan mem-bully, ajarkan anak untuk segera meminta maaf ketika mereka secara sengaja atau tidak melontarkan kata-kata cacian atau intimidasi pada orang lain.

Bahwa semua orang pada dasarnya sama, Menumbuhkan rasa empati pada anak bisa dilakukan dengan beragam cara, salah satunya dengan mengajak anak mengenal orang yang punya keterbatasan. Meski semua orang pada dasarnya sama, orang difabel atau disabilitas memiliki keterbatasan yang dapat bersifat fisik, kognitif, mental, sensorik, emosional, perkembangan, atau beberapa kombinasi dari ini.

Ajari anak cara mengendalikan emosi negatif, mulai sejak dini harus mengajari anak cara mengatasi emosi negatif dengan cara yang positif. Cara ini juga dapat membantu menumbuhkan rasa empati pada diri anak sejak kecil.

Demikian Sobat Cegah tentang empati yang bisa diajarkan pada anak kita dalam membangun empati kepada orang lain dan lingkungan di sekitarnya.

Sumber :

  • liputan6.com
  • Idntimes.com

Kata – Kata Bijak Dan Penuh Makna Untuk Remaja

Sobat Cegah, pesan bijak ini berguna untuk menuntun diri agar jadi pribadi yang bijaksana dan sebagai bekal untuk menjalani hidup menuju dewasa. Berikut ini kata-kata bijak yang bisa dijadikan inspirasi;

• “Jika tindakanmu menginspirasi orang lain untuk bermimpi lebih banyak, belajar lebih banyak, berbuat lebih banyak, dan menjadi lebih banyak, kamu adalah seorang pemimpin.”

• “Miliki impian yang tinggi, sebab impian akan membangkitkan motivasimu untuk bertindak.”

• “Selalu ingat bahwa tekadmu untuk sukses lebih penting daripada yang lain.”

• “Nikmatilah hidup dengan pengalaman sebanyak-banyaknya. Karena ia tak akan mengecewakanmu.”

• “Saat kamu melakukan sesuatu dan gagal, kamu mendapatkan hikmah. Jika tidak melakukan apa-apa artinya kamu kalah oleh rasa takut.”

• “Setiap detik yang kau lalui adalah momen yang berharga. Simpanlah untuk kenangan yang indah di masa depan.”

• “Setiap generasi melangkah lebih jauh dari generasi sebelumnya karena ia berdiri di atas bahu generasi itu. Kamu akan memiliki peluang di luar apa pun yang pernah kita ketahui.”

• “Masa lalu memberi kita pengalaman dan membuat kita lebih bijaksana sehingga dapat menciptakan masa depan yang indah dan cerah.”

• “Tindakan adalah kunci dasar untuk semua kesuksesan.”

• “Kerja keras adalah hal yang penting. Tetapi masih ada sesuatu yang lebih penting, yaitu percaya pada dirimu sendiri.”

• “Selalu ada harapan bagi mereka yang sering berdoa dan selalu ada jalan bagi mereka yang gemar berusaha.”

Semoga bermanfaat dan membantu dalam menentukan pilihan dan menetapkan langkah.

Sumber : kapanlagi.com

Operasi Laut Interdiksi Terpadu 2022 resmi dibuka oleh Kepala Badan Narkotika Nasional pada Senin, 9 Agustus 2022

Operasi Laut Interdiksi Terpadu 2022 resmi dibuka oleh Kepala Badan Narkotika Nasional pada Senin, 9 Agustus 2022. Dalam pembukaannya Kepala Badan Naekotika Nasional, Dr. Petrus Rainhard Golose, mengatakan saat ini narkoba masih menjadi ancaman serius bagi bangsa Indonesia terbukti dari masih maraknya pengungkapan yang dilakukan penegak hukum Indonesia di berbagai wilayah, godaan penyalahgunaan narkotika masih menghantui generasi bangsa sehingga kewaspadaan tidak boleh sama sekali berkurang.

Sampai saat ini Indonesia masih menjadi lokasi favorit masuknya Narkotika dari luar negeri karena jumlah penduduk yang sangat besar termasuk di dalamnya kelas menengah yang berpotensi menjadi pembeli narkotika membuat sindikat terus berusaha memasukkan narkotika ke Indonesia. Laut menjadi jalur utama masuknya narkotika ke wilayah Indonesia hampir 95% penyelundupan narkotika sabu atau metafetamin.

Melalui jalur laut, panjang garis pantai dan luasnya wilayah pengawasan membuat indikasi mencoba memanfaatkan kelengahan aparat penegak hukum dalam menjaga perbatasan wilayah Indonesia Oleh karena Badan Narkotika Nasional melalui Deputi Bidang Pemberantasan melakukan MoU bersama Bea dan Cukai yang diimplementasikan dengan pelaksanaan Operasi Laut Interdiksi Terpadu 2022 di Bitung, Sulawesi Utara.

Operasi ini penting untuk meletakkan fokus perhatian ke perbatasan laut Indonesia yang rawan dijadikan jalur masuknya Narkotika. Operasi ini melibatkan Kantor Kesehatan Pelabuhan, Bea dan Cukai, POLAIR, Badan Narkotika Nasional, Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai, Akutan Sungai Danau dan Penyebrangan, Badan Pemeliharaan Keamanan. Sandi operasi adalah Purnama (Gempur Peredaran Narkoba Bersama) yang dimulai dari tanggal 9 – 23 Agustus 2022. Dengan operasi ini memberikan Efek preventif dan Represif preventif dalam aktivitas mencegah masuknya narkotika atau peredaran narkotika ke dalam wilayah NKRI dimana bersifat Represif dalam arti bahwa dalam pelaksanaan operasi juga menargetkan untuk menangkap pelaku penyelundupan atau pengedar narkotika.

Pelaksanaan operasi ini merupakan kegiatan tahunan sebagai wadah untuk berkolaborasi bekerjasama dan hukum Indonesia agar tercipta keselarasan langkah dan tindakan sehingga pemutusan peredaran gelap narkotika dapat terlaksana dengan lebih baik dan efektif. Adapun wilayah operasi dalam pelaksanaan kali ini meliputi laut perairan yang rawan disalahgunakan sebagai jalur peredaran narkotika yaitu dari daerah Selat Malaka, Sumatera Utara – Riau, Kepulauan Riau Selat Makassar dan laut Kepulauan Seribu dan sekitarnya Kepala Badan Narkotika Nasional, Dr. Petrus Rainhard Golose mengatakan, berharap operasi ini dapat berjalan dengan baik dan membawa manfaat bagi negara dan penerus bangsa Indonesia Saya mengucapkan selamat bertugas dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada stakeholder terkait dalam terlaksananya operasi ini.

BNN RI Targetkan Anak Muda dengan Twibbonize

Sudah kenalkah kamu dengan REAN? Sebuah platform edukasi berbasis web dari Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) yang hadir untuk mewadahi kreativitas anak-anak muda Indonesia. REAN adalah kepanjangan dari Rumah Edukasi Anti Narkoba, dan ini adalah salah satu wujud upaya yang inovatif dari Deputi Bidang Pencegahan BNN untuk membangun komunikasi dua arah dengan generasi muda Indonesia.

Bermula pada kegiatan sosialisasi pencegahan narkoba yang dilakukan BNN tingkat Provinsi dan kota, BNN RI kemudian menyadari bahwa ada banyak potensi yang dimiliki anak-anak muda Indonesia dan menyediakan media informasi dan edukasi baik bagi anak-anak muda di pusat maupun di daerah-daerah Indonesia. Di REAN, anak-anak muda yang berada di seluruh Indonesia dapat berekspresi melalui berbagai karya seperti lagu, desain grafis, artikel, fotografi, dan mural tentang pencegahan narkoba.

Hal ini sesuai dengan salah satu fokus Kepala BNN RI, Dr. Petrus Reinhard Golose terhadap perkembangan masyarakat saat ini, yaitu memajukan kampanye digital pencegahan narkboa, seperti yang disampaikan perwakilan dari Deputi Bidang Pencegahan BNN RI untuk Kasi Media Daring, Yona Janesia, bahwa “pak Petrus sangat concern dengan kegiatan-kegiatan pencegahan dan pemberantasan selain yang dilakukan secara tatap muka atau langsung, kita juga sadar bahwa sosial media dan digital platform lainnya saat ini sudah sangat maju dan dibutuhkan untuk membangun kesadaran masyarakat.”

Inovasi lainnya dari BNN dalam menjalankan perannya untuk narkoba juga dapat dilihat di Twibbonize. Sejak tahun lalu, BNN RI telah mengadakan beberapa kampanye digital dan mendapatkan puluhan ribu dukungan melalui Twibbonize. Kampanye digital pertama dari BNN yang masih berjalan sampai saat ini dan mendapatkan dukungan paling banyak di Twibbonize adalah kampanye War on Drugs.

Dalam kampanye ini, BNN RI telah mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk menjalani hidup secara lebih positif, dan sekarang melalui kampanye ini BNN berusaha menyampaikan bahwa kita juga perlu bertindak dengan benar dan tegas, karena pencegahan dan pemberantasan narkoba yang dilakukan BNN bukan hanya mengangkat senjata, mengejar penjahat atau bandar untuk perang melawan narkoba.

“Kita sebagai anak muda juga bisa menjalankan peran kita dalam perang melawan narkoba, misalnya dengan berpartisipasi dalam REAN, hidup sehat, mengajak teman-teman untuk melakukan kegiatan yang positif, dengan mengikuti komunitas yang memiliki tujuan positif, menghabiskan waktu untuk melakukan hal-hal yang mempunyai hasil atau manfaat yang baik,” ujar Yona.

War on Drugs telah didukung oleh lebih dari 66 ribu masyarakat di seluruh Indonesia. Hal ini menunjukan bahwa kampaye yang dilakukan melalui digital platform didukung secara luas oleh masyarakat dan tidak hanya dari dalam BNN saja.

Selain War on Drugs, BNN juga membuat beberapa kampanye lainnya di Twibbonize, seperti Hari Kemerdekaan Indonesia, Hari Anti Narkotika Internasional (HANI), dan Hari Ulang Tahun BNN.

“kami melihat bahwa adanya Twibbonize adalah peluang yang besar bagi kami dalam menyelenggarakan kampanye,” ujar Yona.

Setelah Hani 2021, BNN RI melalui REAN membuat kampanye untuk HANI yang kedua kalinya di Twibbonize untuk perayaan HANI tahun ini yang jatuh pada tanggal 26 Juni 2022. Masih beberapa minggu menjelang HANI 2022, dan sampai penulisan ini, bingkai Twibbonize HANI 2022 yang dibuat oleh Rean Id telah mendapatkan lebih dari 10 ribu dukungan dari masyarakat Indonesia.

Melalui bingkai Twibbonize ini, Kepala BNN RI mengajak semua masyarakat Indonesia untuk mendukung Kerja Cepat Kerja Hebat Berantas Narkoba di Indonesia. Desain bingkai Twibbonize HANI 2022 diatas pun dibuat berdasarkan persetujuan Kepala BNN yang kemudian disampaikan kepada seluruh BNN yang ada di daerah provinsi, kabupaten/kota di Indonesia melalui surat resmi dan pesan singkat yang berisi ajakan untuk menggunakan bingkai Twibbonize yang disebarluaskan melalui aplikasi pesan instan, seperti Whatsapp. Bersamaan dengan kampanye digital ini, BNN juga mengadakan kegiatan secara offline yang akan diselenggarakan di Bali pada tanggal 26 dan 27 Juni 2022. Kegiatan offline ini juga disiarkan secara langsung agar dapat diikuti oleh BNN yang ada di seluruh Indonesia.

HANI merupakan hari yang penting bagi masyarakat global dalam menghadapi masalah penyalahgunaan obat-obatan yang diperingati dalam skala internasional. Untuk itu, di Indonesia, BNN RI tidak hanya menyelenggarakan kampanye digital ini untuk HANI 2022, BNN di daerah lainnya di Indonesia juga menyelenggarakan kegiatan pada tingkat daerah bersama Gubernur dan jajaran Pemerintah Daerah lainnya.

Tidak hanya kampanye untuk HANI, namun semua bingkai yang dibuat Rean Id di Twibbonize didukung oleh masyarakat Indonesia yang berada dimanapun. Dengan menggunakan bingkai Twibbonize dari REAN yang merupakan bagian dari BNN RI, artinya kamu juga mendukung upaya BNN RI dalam menjalankan perannya bagi bangsa Indonesia, terutama dalam hal pencegahan dan pemberantasan narkotika.

======================================================================================================

Indonesian National Narcotics Agency Targets Youths with Twibbonize

The National Narcotics Agency of the Republic of Indonesia launched a web-based educational platform to accommodate the creativity of Indonesian youth called REAN. It stands for Rumah Edukasi Anti Narkoba which means Anti-Drug Education Center. This is an innovative effort of the Deputy for Prevention of the National Narcotics Agency to build two-way communication with the younger generation of Indonesia.

It began with the drug prevention socialization carried out by National Narcotics Agency at the provincial and city levels, Indonesian National Narcotics Agency then realized that the youth has a lot of great potentials. Sp, the Indonesian National Narcotics Agency provided information and education media for all Indonesian youth all around Indonesia. At REAN, Indonesian youth are able to express themselves through works such as songs, graphic designs, articles, photography, and murals about drug prevention.

This effort is in accordance with one of the focuses of the Head of the Indonesian National Narcotics Agency, Dr. Petrus Reinhard Golose regarding the current development of society. The representative of the Deputy for Prevention of the BNN RI for the Head of Online Media, Yona Janesia, said that Petrus wants to advance digital campaigns for drug prevention.

“Petrus is very concerned with prevention and eradication activities other than those face-to-face activities carried out by the National Narcotics Agency, we are also aware that social media and other digital platforms are currently very advanced and are needed to build public awareness,” said Yona.

Other innovations from Indonesian National Narcotics Agency in carrying out its role in drug prevention and eradication can also be seen in Twibbonize. Since last year, Indonesian National Narcotics Agency has held several digital campaigns and received tens of thousands of supporters in Twibbonize. The first digital campaign from BNN that is still going on today and gets the most support on Twibbonize is the War on Drugs campaign.

Through this campaign, Indonesian National Narcotics Agency has invited all Indonesian people to live positively, and now Indonesian National Narcotics Agency is trying to convey that we also need to act correctly and decisively, because the drugs prevention and eradication is not only about take the arms, and chasing after the criminals or dealer to war on drugs.

“As young people, we should be able to play our role in war on drugs, for example by participating in REAN, living a healthy life, encouraging our friends to join positive activities, joining communities towards positive goals, spending time doing positive things that will have good results or benefits,” said Yona.

Through this campaign, Indonesian National Narcotics Agency has invited all Indonesian people to live positively, and now Indonesian National Narcotics Agency is trying to convey that we also need to act correctly and decisively, because the drugs prevention and eradication are not only about to take up the arms, pursuing the criminals or dealer to war on drugs.

“As young people, we should be able to play our role in the war on drugs, for example by participating in REAN, living a healthy life, encouraging our friends to join positive activities, joining communities towards positive goals, spending time doing positive things that will have good results or benefits,” said Yona.

The war on Drugs has received more than 66 thousand supporters from the Indonesian people. It shows that this digital campaign is widely supported by the community, not only by the internal parts of the Indonesian National Narcotics Agency.

Besides War on Drugs, Indonesian National Narcotics Agency has also made several other campaigns at Twibbonize, such as Indonesia’s Independence Day, International Day Against Drug Abuse and Illicit Trafficking, and the Indonesian National Narcotics Agency’s Birthday. “We see that the existence of Twibbonize is a great opportunity for us to organize a campaign,” said Yona.

After the last International Day Against Drug Abuse and Illicit Trafficking in 2021, REAN and the Indonesian National Narcotics Agency created a campaign for this occasion again for the second time at Twibbonize. The celebration falls on June 26. Currently, there are still a few weeks before the 2022 celebration, and as of this writing, the frame for Twibbonize International Day Against Drug Abuse and Illicit Trafficking 2022 created by Rean Id has received more than 10 thousand support from the Indonesian people.

With this Twibbonize frame, the Head of the Indonesian National Narcotics Agency invites all Indonesian people to support the great work of fighting drugs in Indonesia. The design of the frame above was also made based on the approval from the Head of the Indonesian National Narcotics Agency. The frame was then shared with all agencies in provinces, districts, or cities in Indonesia through an official letter and short messages containing an invitation to use the Twibbonize frame which was disseminated through instant messaging applications, such as Whatsapp. Along with this digital campaign, the National Narcotics Agency will also hold offline activities which will be held in Bali on 26 and 27 June 2022. The offline events will be live-streamed for the provincial and district or city agencies throughout Indonesia can participate.

The International Day Against Drug Abuse and Illicit Trafficking is an important day for the global community in dealing with the problem of drug abuse which is commemorated on an international scale. Therefore, in Indonesia, it is not only the Indonesian National Narcotics Agency that organizes events for this occasion, in other provinces and districts/or cities of Indonesia the other agencies also organize activities at its level with the Governor and/or other ranks of the Government.

Not only campaigns for International Day Against Drug Abuse and Illicit Trafficking, but all frames for other occasions created by Rean Id on Twibbonize are supported by Indonesian people from everywhere. By using the Twibbonize frame from REAN, it means that you support the Indonesian National Narcotics Agency’s efforts in carrying out its role for the nation, especially in terms of preventing and eradicating narcotics.

Hasil IKM (Indeks Kepuasan Masyarakat) Deputi Bidang Pencegahan

Deputi Bidang Pencegahan menyatakan bahwa pada tahun 2022 hasil dari IKM (Indeks Kepuasan Masyarakat) TriWulan 1 adalah sebesar 86,75 dengan unsur nilai meliputi :

1. Informasi mengenai layanan penyuluhan/sosialisasi mudah diperoleh
2. Prosedur untuk mendapatkan pelayanan penyuluhan/sosialisasi mudah diperoleh
3. Waktu yang dibutuhkan untuk mendapatkan pelayanan penyuluhan/sosialisasi cepat
4. Layanan diberikan oleh Penyuluh dengan penuh tanggung jawab dan bebas biaya
5. Penyuluhan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan/target audience
6. Penyuluh memberikan materi penyuluhan dengan baik dan jelas
7. Penyuluh berperilaku sopan dan ramah selama memberikan penyuluhan/sosialisasi
8. Penyuluh menerima saran/ masukan/ feedback atau menjawab pertanyaan selama penyuluhan dengan baik
9. Penyuluh menggunakan media pendukung yang baik untuk kegiatan penyuluhan/sosialisasi

Sekian dan terima kasih kepada seluruh pihak atas partisipasi survei yang sudah terlaksanakan.

#hasilsurvei #IKM2022 #informasidanedukasi #anakmuda #teenage #youth #cegahnarkoba #pencegahan #deputipencegahanbnn #bnn #WarOnDrugs #IndonesiaBersinar

Workshop Ketahanan Keluarga Anti Narkoba dengan tema “Optimalisasi Peran PKK dalam Program Ketahanan Keluarga Anti Narkoba” The Sunan Hotel Solo


Selasa, 24 Mei 2022 Badan Narkotika Nasional melalui Deputi Bidang Pencegahan menggelar Workshop Ketahanan Keluarga Anti Narkoba dengan tema “Optimalisasi Peran PKK dalam Program Ketahanan Keluarga Anti Narkoba” di The Sunan Hotel Solo, Kota Surakarta.
Continue reading

Rapat Kerja Teknis Ketahanan Keluarga Anti Narkoba

Selasa, 12 April 2022 Badan Narkotika Nasional melalui Deputi Bidang Pencegahan melaksanakan Kegiatan Rapat Kerja Teknis Ketahanan Keluarga Anti Narkoba di Hotel Best Western Premier, Jakarta Timur.

Acara dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars BNN yang dilanjutkan dengan sambutan oleh Deputi Pencegahan BNN, Irjen Pol. Drs. Sufyan Syarif, M.H. Dalam sambutannya, Deputi Pencegahan BNN menyampaikan harapannya agar seluruh peserta dapat menjadi fasilitator dan dapat menjalankan program ketahanan keluarga ini dengan baik di masing-masing wilayah.

Dalam kegiatan ini, 34 Subkoord dan Penyuluh Badan Narkotika Nasional tingkat Provinsi, 15 perwakilan Provinsi TP PKK dan para stakeholeder terkait menerima materi tentang Ketahanan Keluarga Anti Narkoba yang disampaikan oleh Deputi Rehabilitasi BNN, Dra. Riza Sarasvita, M.Si., MHS., P.hD

Berlangsung selama 3 hari, kegiatan ini diisi dengan pelatihan untuk BNNP dan stakeholder sebagai fasilitator agar lebih memahami modul serta dalam menjalankan program ketahanan keluarga anti narkoba di wilayah masing-masing.

Melalui kegiatan ini diharapkan mampu menekan angka prevelensi pengguna narkoba melalui penyebarluasan informasi P4GN dengan lingkup paling utama, yaitu keluarga.

Cegah Peredaran Narkoba Hingga Pelosok Negeri: BNN dan RRI Tandatangani MoU

Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) dan Radio Republik Indonesia (RRI) sepakat menandatangi Nota Kesepahaman (MoU) untuk bersama-sama perang melawan narkotika.  Penandatangan Mou di lakukan di kantor Pusat RRI, Jakarta, Rabu 6 April 2022,.

MoU tersebut ditandatangani langsung oleh Kepala BNN RI, Dr. Petrus R. Golose dan Direktur Utama RRI Dr. I Hendrasmo, MA.

Kepala BNN RI Dr. Petrus R. Golose menyambut baik penandatangan nota kesepahaman ini karena sangat berdampak dalam upaya pencegahan bahaya penyalahgunaan narkoba. RRI adalah Lembaga negara yang memiliki jaringan yang sangat luas hingga kepelosok pedesaan. BNN dapat memanfaatkan jaringan yang dimiliki oleh RRI untuk melakukan Diseminasi Informasi dan juga Edukasi tentang bahaya penyalahgunaan narkoba kepada masyarakat. Dengan demikian kita dapat mencegah peredaran gelap narkoba hinga kepedesaan ujar kepala BNN RI.

Selain itu lanjut kepala BNN, dengan jumlah personil RRI yang mencapai 6.000 orang hal tersebut dapat menjadikan  mereka sebagai relawan atau duta anti penyalahgunaan narkoba.

Kepala BNN menyinggung soal serbuan bandar narkoba Internasional yang menyerang Indonesia dari berbagai arah sehingga perlu ada kerjasama yang kuat dalam menghalau serangan tersebut. Kita harus mengirim pesan kepada mereka (bandar narkotika) bahwa Indonesia bersatu untuk perang melawan narkoba. BNN RI sebagai Leading Institution bertanggungjawab terhadap penanggulangan narkotika ujar Kepala BNN.

Agar MoU tersebut berdampak langsung dalam penanggulangan narkotika, Kepala BNN RI memerintahan seluruh kepala BNNP dan BNNK berkunjung di kantor RRI setempat untuk menindak lanjuti MoU tersebut.

Sementara itu Direktur Utara RRI Dr. I Hendrasmo, MA mengatakan Narkotika adalah salah satu musuh negara.  Narkotika telah mengancam lebih dari 3 juta warga masyarakat kita. Dalam Tri Prasetya  RRI kita juga diingatkan untuk mewaspadai apapun yang bisa menghancurkan negara. Bersama BNN, dengan memanfaatan sumber daya masing-masing yang kita miliki, dengan keterlibatan seluruh kasatker LPP RRI, mari kita optimalkan kampanye dan sosialisasi kita, dalam rangka untuk mencegah, dan memberantas penyalahgunaan, maupun peredaran narkotika, yang kini telah menjadi ancaman serius bagi bangsa kita ujarnya.

(Oscar)

BNN RI Mendukung IADO Dalam Pencegahan Penggunaan Doping di Dunia Olahraga Tanah Air

Indonesia Anti Doping Organization (IADO) merupakan Lembaga anti doping di Indonesia yang sebelumnya bernama LADI atau Lembaga Anti Doping Indonesia.

Perubahan nama ini bermula dari adanya saknsi dari World Anti-Doping Agency (WADA) karena Indonesia dianggap tidak mematuhi regulasi pelaporan tes doping yang harusnya rutin dilaksanakan. Hal tersebut menyebabkan Indonesia tak bisa mengibarkan bendera Merah Putih pada ajang olahraga internasional.

Kemudian karena kerjakeras berbagai pihak maka pada tanggal 2 Februari 2022 WADA mencabut sanksi tersebut dan hal ini menjadi momentum bagi perbaikan sistem olahraga di Indonesia dengan membentuk Lembaga baru baru yaitu IADO.

Hari ini Selasa 5 April 2022 saya beraudiensi bersama pimpinan IADO dipimpin langsung oleh dr. Musthofa Fauzi, Sp. An selaku ketua umum didampingi oleh Wakil Ketua Umum IADO, dr. Rheza Maulana Syahputra, BMedSc (Hons), M.M, MARS, Sekretaris Jenderal IADO : drg. Dessy Rosmelita, Sp. Perio, MARS dan Direktur Intelijen & Investigasi IADO, Ir. Suharyanto

Pada kesempatan ini saya didampingi oleh Kepala Pusat Laboratorium BNN RI Brigjen Pol. Ir. Wahyu Widodo, Direktur PLRKM BNN RI, dr. Amrita Devi, Sp.KJ.,M.Si dan Kepala Laboratorium, Kombes Pol Kuswardani.

Ketua IADO dr. Musthofa Fauzi, Sp. An. saat melakukan audiensi dengan Kepala BNN RI menyampaikan keinginannya untuk dapat bekerja sama karena daftar zat yang dilarang oleh WADA merupakan jenis zat narkotika. Untuk tahun ini pengujian sampling pada atlet tidak hanya dilakukan melalui tes urine saja, tetapi juga melalui tes darah,” ujar dr. Musthofa Fauzi, Sp. An.

Oleh sebeb itu, pihaknya meminta bantuan BNN RI untuk bersama melakukan upaya pencegahan. Bagai dayung bersambut, Kepala BNN RI, Dr. Petrus Reinhard Golose dalam audiensi tersebut sangat antusias untuk dapat bekerja sama dengan IADO.

Saya melihat merupakan usulan kerja sama yang sangat baik untuk membuktikan keseriusan IADO menjaga para atlet dari penggunaan doping dan melaksanakan regulasi yang diatur oleh WADA. Dengan rasa memiliki bangsa ini kita akan mendukung penuh tugas dan tanggungjawab IODA dalam pencegahan doping bagi atlit di Indonesia untuk terus berprestasi.

Kepada pengurus IADO saya sampaikan bahwa perkembangan NPS berdasarkan United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC) bahwa jumlah New Psychoactikve Substances yang beredar di dunia berjumlah 1124 NPS. Di Indonesia berhasil dideteksi oleh BNN RI berjumlah 87 NPS. 75 NPS sudah diatur dalam lampiran perarturan Menteri Kesehatan RI dan 12 NPS belum diatur.

Karena ini baru audiensi awal, kedepan BNN RI dan IADO akan menandatangi kesepakatan bersama (MoU) yang mengatur tentang pencegahan yang meliputi edukasi tentang bahaya narkotika bagi atlit olahraga, melatih pegawai IADO sebagai tracer pengujiam doping dan sharing informasi deteksi dini penyalahgunaan narkotika.

Diakhir audiensi saya menyematkan Jaket War on Drugs kepada ketua IADO sebagai bentuk dukungan dan juga menjadikan pengurus IADO sebagai Duta Anti Narkotika di dunia olahraga Tanah Air.

(Oscar)

Talkshow P4GN di Universitas Pasundan, Bandung

Kamis, 31 Maret 2022 Badan Narkotika Nasional melalui Deputi Pencegahan melaksanakan Talkshow Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di Gedung Mandala Sabar Ir. H. Djuanda, Kampus II Universitas Pasundan, Bandung. Bertemakan ‘Gotong Royong menghadirkan Kampus Merdeka’, talkshow diikuti oleh 100 orang peserta. Talkshow dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan dilanjutkan dengan Mars BNN yang dibawakan oleh PS Paralisma UNPAS.

Kepala BNN RI, Komjen. Pol. Drs. Petrus Reinhard Golose, MM dalam sambutannya pada keynote speech menambahkan bahwa tugas untuk menghilangkan bahaya, saat ini untuk menyelamatkan bangsa, membantu menciptakan muda, menekan peredaran narkoba butuh kerja sama dan dukungan Artipena. Percepat jangan pernah menyerah!

 

Dalam pembukaan, Ketua Artipena Jawa Barat yang juga merupakan Rektor Universitas Pasundan, Prof. Dr. Ir. H. Eddy Jusuf Sp, M.Si, M.Kom, menyampaikan bahwa kegiatan Talkshow P4GN dengan tema ‘Gotong Royong menghadirkan Kampus Merdeka’ merupakan bentuk pendekatan tinggi daya yang dilakukan perguruan melalui UKM, KSR maupun PMI.

Narasumber dan praktisi dalam kegiatan Talkshow P4GN ‘Gotong Royong menghadirkan Kampus Merdeka’ terdiri dari Deputi Pencegahan BNN, Irjen. Pol. Drs. Sufyan Syarif, MH, Perwakilan Ketua Umum DPP Artipena, Ir. Zainal Arifin, MT, Ketua DPW Artipena Jawa Barat, Prof. Dr. Ir. H. Eddy Jusuf Sp, M.Si, M.Kom, dan Kepala LLDIKTI Wilayah IV, Dr. M. Samsuri, MT

Kegiatan Talkshow P4GN ‘Gotong Royong menghadirkan Kampus Merdeka’ bertujuan untuk mendorong terwujudnya kolaborasi program BNNP seluruh Indonesia dengan DPW Artipena serta mendorong program P4GN masuk dalam program Kampus Merdeka.

Pada kesempatan ini Kepala BNN RI, Komjen. Pol. Drs. Petrus Reinhard Golose, MM juga memberikan sertifikat kepada Pengurus Artipena Provinsi Jawa Barat, Dr. Rini Ayu Sasanti, M.Pd, Rektor Internasional Woman University, Dr. Hj. Dewi Indrayani Jusuf, M.Si, Rektor Universitas Wiralodra, Dr. Ujang Suratno, SH, M.Si, dan Ketua STIE Pasundan, Dr. Dudung Juhana.