Pecandu Narkoba Jangan Sampe Kehilangan Masa Depan

    0
    28

    Kamis, 09 Oktober 2014, JAKARTA – Data POLRI dan BNN pada bulan Maret 2014 menunjukkan jumlah tersangka tindak pidana narkoba pada tahun 2013 adalah 44.012 orang dimana 4.297 orang diantaranya adalah wanita yang kelak akan melahirkan generasi penerus bangsa.

    BNN kembali menggelar Focus Group Discussion (FGD) dengan anggota pos pemberdayaan keluarga (posdaya) Soka di Sekretariat Kelurahan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

    Sri Haryati, Analis Deputi Bidang Pencegahan BNN, mengatakan anak-anak kita yang menggunakan narkoba sesungguhnya mereka adalah korban dan juga orang sakit yang harus disembuhkan. ‰ÛÏJadi yang harus berantas adalah pengedar dan Bandar, bukan pengguna, ujar Sri. Pengguna narkoba harus di rehabilitasi agar kembali hidup normal dalam masyarakat. Mereka sudah kehilangan masa lalu dan jangan sampe kehilangan masa depan tegas Sri.

    Lewat FGD ini diharapkan seluruh peserta  dapat menyebarluaskan kembali informasi yang mereka dapat sehingga makin banyak keluarga yang dapat diselamatkan dari ancaman bahaya penyalahgunaan narkoba.

    Sementara itu Anton Canga, eks penabuh drum band Bunga, yang cukup terkenal pada tahun 1990-an menceritakan bagaimana narkoba telah merampas masa depan teman-temannya. Sahabatnya yang juga putra dari musisi senior Iwan Fals, Galang Rambu Anarki, adalah korban dari narkoba yang saat itu menjadi simbol pergaulan, ujar Changa. 

    ‰ÛÏJaman sekarang itu jauh lebih baik daripada jaman saya dulu. Dulu di jaman saya, lo nggak ngerokok artinya lo nggak keren. Lo nggak nge-drugs artinya lo nggak gaul. Tapi di jaman sekarang budaya malu itu sudah berubah. Lo nggak olahraga lari pagi itu artinya lo nggak gaul. Nah itu yang saya pengen. Budaya hidup sehat menjadi simbol pergaulan anak muda.‰Û ujar Canga.

    Senada dengan Sri Haryati, Prawoto, anggota Dewan Kelurahan Kebayoran Lama Selatan berpendapat bahwa tidak hanya narkoba yang harus jadi perhatian namun juga minuman keras oplosan yang sudah mulai banyak dikonsumsi dan juga perlu adanya penegakan hukum yang tegas yaitu hukuman mati untuk penanganan narkoba terutama hukuman bagi para bandar dan pengedar. (osc_gha)

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here