BNN Dukung Konselor Menjadi Profesional dan Berintregritas

    0
    29

    Bogor, Indonesia Bergegas.com  –  Peran petugas rehabilitasi (konselor) sangat vital dalam menangani para pengguna narkoba. Mereka bisa menjadi ujung tombak dalam upaya pemulihan pengguna narkoba. Sebagai salah satu upaya optimalisasi para konselor dengan di magangkan selama 1 bulan ditempat rehabilitasi narkotika yang mempunyai persyaratan sarana dan prasarana serta Sumber Daya Manusia terlatih yang memadai. Lokasi yang ditunjuk sebagai tempat magang residensial konselor adalah FAN Campus dan Kedhaton Parahita (Yayasan Kasih Mulia) sebagai lokasi pelaksanaan magang residensial tahun 2015, Senin (02/03/14).

     

    Untuk itu, Deputi Rehabilitasi BNN, dr. Diah Setia Utami, Sp.KJ, MARS dalam membuka kegiatan “Magang Petugas Lembaga Rehabilitasui TC Komponen Masyarakat” menyatakan bahwa peningkatkan pelayanan rehabilitasi bagi korban penyalah guna narkotika agar sesuai dengan Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang telah ditetapkan, maka salah satu sasaran penguatan yang diberikan kepada lembaga rehabilitasi komponen masyarakat antara lain adalah peningkatan kemampuan petugas rehabilitasi baik dari segi kuantitas maupun kualitas. Demi mencapai hal tersebut, salah satu bentuk dukungan yang diberikan adalah program magang residensial bagi petugas rehabilitasi, khususnya yang bertugas di lembaga yang memiliki program rawat inap.

     

    Diah menambahkan bahwa BNN memagangkann para konselor tersebut dengan maksud untuk memberikan pengalaman belajar (praktek kerja lapangan) secara langsung bagi petugas rehabilitasi dalam pelaksanaan layanan rehabilitasi berbasis masyarakat sehingga dapat meningkatkan keterampilan petugas rehabilitasi dalam menjalankan program di lembaga rehabilitasi masing-masing. Sehingga dapat meningkatkan mutu layanan dan kemampuan tentang teknis pelaksanaan program rehabilitasi berbasis masyarakat yang akan dikembangkan di lembaga rehabilitasi komponen masyarakat yang menyelenggarakan program rehabilitasi rawat inap.

     

    Sementara itu diharapkan para konselor bisa memahami rehabilitasi dengan metode TC dengan rawat inap seperti di FAN Campus dan Kedhaton Parahita (Yayasan Kasih Mulia). “Yang terpenting adalah konselor bisa mencari celah atau cara untuk menyesuaikan dengan kondisi yang ada, dan yang paling penting sebagai konselor yang dimagangkan oleh BNN, tentunya harus jadi panutan atau role model bagi pelaksana rehab di masing-masing tempat rehab selepas selesai magang”

    Diharapkan dengan dukungan magang tersebut mutu layanan di lembaga rehabilitasi komponen masyarakat dapat ditingkatkan sehingga dapat mendukung upaya percepatan penanganan korban penyalah guna dan pecandu narkotika melalui “Gerakan Rehabilitasi 100.000 Penyalah Guna Narkoba Tahun 2015”. (Atn_oen)

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here