yono

yono

Page 10 of 15

Jakarta, Cegahnarkoba Dalam rangka Hari Anak Nasional 2017, yang diperingati setiap tanggal 23 Juli,  Deputi Bidang Pencegahan Badan Narkotika Nasional (BNN),  mengadakan acara Salam Pagi yang diikuti oleh perwakilan Sekolah Dasar di Jakarta, dilaksanakan di lapangan parkir  kantor BNN, Cawang, Jakarta Timur, Jumat (21/7).

Acara tersebut dimeriahkan oleh penampilan Kapten BeNN sebagai tokoh superhero Indonesia yang kuat, peduli, serta pandai yang akan mensosialisasikan bahaya narkoba pada anak-anak. Hadir pula para pemain serial kartun Adit Sapo Jarwo dan  “Om Buwas”. Hal yang sangat menarik dengan ciri khas “Om Buwas” dengan mengendarai vespa yang diperankan oleh Kepala Badan Narkotika Nasional, Budi Waseso dalam memerangi narkoba di Indonesia.

Pesan “Om Buwas” untuk anak-anak Indonesia dalam rangka Hari Anak Nasional (HAN) dan Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) setiap tanggal 26 Juni yang lalu adalah meminta dan berharap anak-anak bebas dari bahaya penyalahgunaan narkoba karena anak-anak adalah aset bangsa yang akan menggantikan Presiden, Kepala BNN dan Menteri – menteri kedepannya.

Sekarang kita harus meraih cita-cita ke depan dengan tubuh harus sehat dan tidak mengkomsumsi makanan yang tidak sehat apalagi narkoba. Mulai hari ini kita harus dapat mengatakan tidak, tidak dan tidak terhadap penyalahgunaan narkoba sehingga kita akan terbebas dari penyalahgunaan narkoba sehingga dapat meraih cita-cita yang diinginkan, demikian penekanan “Om Buwas”. (yul)

#stopnarkoba

Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) Tahun 2017 dengan tema “Peran Aktif dan Pendayagunaan Seluruh Komponen dan Potensi Bangsa dalam Menghadapi Keadaan Darurat Nasional Menuju Indonesia Yang Sehat”, diselenggarakan di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta (13/7).

Dalam Pidatonya Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol. Budi Waseso menyampaikan pada Tahun 2016 BNN bekerjasama dengan PUSLITBANGKES UI mencatat angka prevalensi pelajar mahasiswa mencapai 1,9% pengguna aktif atau 2 dari 100 orang pelajar dan mahasiswa di Indonesia masih menggunakan narkotika.

Penggunaan teknologi internet untuk perdagangan dan peredaran gelap narkotika dan prekusor pun meningkat baik dari segi nilai dan transaksi maupun jenis narkotika yang diperdagangkan, selain itu muncul jenis-jenis baru yang turut menambah tantangan dan hambatan dalam upaya menanggulangi permasalahan narkotika.

Berdasarkan data yang dikeluarkan United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC)  report 2016 sejak tahun 2008-2015 telah terindikasi sebanyak 644 total New Psychoactive Substances (NPS) yang dilaporkan oleh 102 negara dan 65 jenis baru telah masuk ke Indonesia dan  sudah masuk Peraturan Menteri Kesehatan RI (PERMENKES RI) Nomor 2 Tahun 2017, sedangkan 44 jenis NPS belum masuk dalam lampiran PERMENKES RI.

Dalam jumpa pers Budi Waseso yang biasa di sapa Buwas menyampaikan makna HANI 2017 yaitu merupakan hari yang memprihatinkan bagi bangsa Indonesia, karena Indonesia masih termasuk negara darurat narkoba. Peredaran narkoba sebanyak 50% dikendalikan di dalam Lapas dan juga diselundupkan dari negara tetangga, bahkan negara Thailand menangkap 1 kontainer sabu yang rencana akan dikirim ke Indonesia.

Buwas berharap seluruh elemen bangsa dapat memerangi narkoba tanpa ampun. Pelaksanaan HANI 2017 di TMII yang merepresentasikan Indonesia kecil sebagai simbol keprihatinan terhadap masalah narkoba dan masalah bangsa dan negara.(yul)

#stopnarkoba 

Kalimantan Selatan, Cegahnarkoba – Sebagai bukti nyata wujud kepedulian sektor Kemaritiman dalam mendukung kegiatan pencegahan penyalahgunaan narkoba, Patria Maritime lines, Patria Maritime Industry, anak perusahaan PT United Tractor, Tbk yang bergerak di bidang pengangkutan batu bara melalui perairan (coal barging) dan industri lainnya menggelar deklarasi anti narkoba.

Deputi Pencegahan Badan Narkotika Nasional, Irjen Pol. Ali Johardi, menghadiri acara penandatanganan deklarasi bersama memerangi ancaman penyelahgunaan narkoba, dan diakhiri dengan penempelan sticker stop narkoba pada kapal yang dikelola oleh Patria Maritime.

Dalam rangkaian acara tersebut, dihadiri oleh Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Selatan Brigjen Pol. Marsauli Siregar, Kapolda Provinsi Kalimantan Selatan Brigjen Pol. Rachmat Mulyana, Direktur Polisi Air Polda Provinsi Kalimantan Selatan Kombes Pol. Gatot Wahyudi, Generasi Manager Perindo III Banjarmasin Faris Hariyoso, Kepala KSOP Banjarmasin M. Takwin Masuku, Kapolres Barito Kuala AKBP Syahril Saharda, Dandim 1005 Barito Kuala Letkol ARH Irwan Setiawan dan Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) Indonesian National Shipowners Association (DPC INSA) Kalimantan Selatan Laode Bahasani.

Deputi Pencegahan Irjen Pol. Ali Johardi dalam sambutannya menegaskan bahwa permasalahan Indonesia darurat narkoba ini juga perlu ditangani dengan cara yang darurat.

“BNN merupakan leading sector bidang pemberantasan dan pencegahan penyalahgunaan narkoba, namun tetap menjadi tanggungjawab bersama. Saya sangat mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh Patria Maritime merupakan langkah yang sangat baik dalam menggandeng sektor kemaritiman untuk terlibat secara aktif, kita harus berkomitmen bersama untuk memerangi narkoba dengan cara yang tidak biasa-biasa saja”. Kata Irjen Pol. Ali Johardi, di Barito Kuala, Rabu (17/05).

Lebih lanjut, Ali Johardi menghimbau kembali bahwa penanganan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika bukan hanya tanggung jawab pemerintah semata, tetapi juga menjadi tanggung jawab seluruh elemen bangsa. BNN juga memiliki lembaga vertikal di 34 Provinsi, diharapkan ini menjadi langkah bagi komponen instansi swasta, maupun lembaga lainnya untuk bersinergi mendukung kampanye stop narkoba.

Presiden Direktur PT. Patria Maritime Lines Hilman Risan, menyampaikan bahwa ancaman generasi muda di depan mata karena penyalahgunaan narkoba.

“Kita perlu saling bersinergi karena kondisi kepulauan Indonesia yang memang 70% adalah perairan menjadi tantangan terbesar bagi kita untuk melakukan pencegahan karena Narkoba dapat masuk lewat pintu-pintu pelabuhan dan itu perlu diawasi”.

Diakhir penandatanganan deklarasi bersama dilanjutkan dengan penempelan sticker stop narkoba pada kapal yang dikelola oleh Patria Maritim. (Ratih_edit Yul)

#stopnarkoba

Jakarta, Cegahnarkoba – Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol. Budi Waseso memberikan kuliah umum dengan tema "Perang Melawan Narkotika Agar Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) Bebas dari Narkotika", kepada 300 perwakilan mahasiswa dari berbagai Universitas se Jabodetabek dan di luar Jabodetabek  di Kampus Reformasi Universitas Trisakti, Senin (15/5).

Dalam Kuliah umumnya, Budi Waseso berharap agar mahasiswa Indonesia saat ini tidak usah takut untuk membantu BNN dalam memerangi narkotika yang sudah kian pesat tersebar diberbagai wilayah Indonesia dari kota-kota besar maupun wilayah terpencil Indonesia .

“Rekan-rekan mahasiswa harus memberikan pemahaman kepada masyarakat maupun diri sendiri, tidak ada yang dapat berhasil dalam menggunakan narkotika, yang ada malah kehancuran, maka dari itu, kita sebagai mahasiswa/i Indonesia harus konsisten dalam diri agar tidak terkena dampak dari narkotika “ ujur Budi Waseso.

Budi Waseso berharap agar semua instansi – instansi pendidikan memberikan arahan atau peringatan yang tegas kepada para mahasiswa agar para mahasiswanya tidak berani dalam mennggunakan barang haram tersebut, seperti dengan diadakannya tes urine disetiap kenaikan semester seperti yang dilakukan instansi – instansi pendidikan di Semarang, hal seperti itu diterapkan agar mahasiswanya sadar bahwa, narkotika itu benar-benar merugikan diri sendiri dan juga bangsa.

“Siapapun yang terkontaminasi menggunakan narkotika, akan membuat kerusakan permanen di sel otaknya dan tidak akan bisa sembuh seperti dulu, sebelum dia menggunakan narkotika, maupun mereka di rehabilitasi tidak akan bisa menyembuhkan sel – sel yang sudah rusak itu, walapun mereka sudah bersih dari narkotika“ ujur Budi Waseso.

Lebih lanjut Budi Waseso berharap agar siapapun nanti, dari mahasiswa ataupun masyarakat Indonesia harus bergotong royong dalam membantu BNN memerangi bahaya penyalahgunaan narkotika yang sudah banyak beredar di sekitar kita.

Acara dilanjutkan dengan peresmian videotron BNN di Universitas Trisakti, bertujuan sebagai tontonan edukasi Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) serta informasi bagi pengguna jalan yang melintas di sekitar kampus Trisakti yang dilaksanakan di depan gedung utama Universitas Trisakti. (Yaser_edit Yul)

#stopnarkoba

Jakarata, Cegahnarkoba – Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol. Budi Waseso mengajak mahasiswa Universitas Trisakti dalam membantu memerangi narkotika yang sudah banyak beredar di kalangan generasi muda khususnya mahasiswa di acara Penandatanganan Kerjasama BNN dengan Universitas Trisakti.

Deputi Bidang Pencegahan Irjen Pol. Ali Johardi menyerahkan hasil penandatanganan kerjasama BNN Ke Universitas Trisakti yang diterima oleh Dr. Hein Wangania, Wakil Rektor 3 Universitas Trisakti.

“Kerjasama kali ini, mengharapkan mahasiswa senantiasa membantu BNN dalam memerangi narkotika yang sudah kian marak dilingkungan instansi pendidikan, selain itu juga, Mahasiswa diharapkan bisa membantu dalam mengkampanyekan anti narkoba kepada seluruh rakyat Indonesia dan tidak hanya mahasiswa saja, semua seluruh rakyat Indonesia mau bekerjasama dalam memerangi narkotika agar terciptanya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang bebas Narkotika”, kata Komjen Pol. Budi Waseso di aula Kampus Trisakti, Senin (15/5).

Lebih lanjut, Komjen Pol. Budi Waseso menyampaikan dihadapan 300 perwakilan mahasiswa Trisakti, Mercu Buana, Trilogi, STIKOM The London School of Public Relations - Jakarta (LSPR), Komite Mahasiswa Anti Narkoba dan Obat Terlarang (KOMANDO) dan Tujuh belas Agustus bahwa Peperangan dalam melawan peredaran narkotika yang sampai saat ini sudah banyak sekali memakan korban, tidak hanya orang dewasa, melainkan anak-anak, narkoba yang sudah beredar ke semua wilayah Indonesia dari kota-kota besar waupun wilayah terkecil Indonesia. Perang melawan narkotika terus menerus dilkukan oleh BNN dan peredaran narkotika bahkan sudah masuk ke dalam intansi- instansi pendidikan. (Yaser_edit Yul)

#stopnarkoba

Acara yang diadakan di ballroom Hotel Kartika Chandra pada 4 mei 2017. Acara yang bertemakan tentang "Komitmen Kita Untuk Indonesia Sehat, Bebas, dari Penyalahgunaan Narkoba "

Acara yang dihadiri oleh sejumlah artis indonesia, termasuk juga dihadiri oleh penyanyi asal bandung Sammy Simorangkir.

Selain menjandi tamu undangan, Sammy juga menjadi bintang tamu dalam acara ini dan memberikan keterangan bagaimana awal dia menggunakan narkoba dan bagaimana cara sammy bisa lepas dalam jeratan narkoba dan diakhir kata sammy berpesan  "berani mejauhi dan meninggalkan teman-teman yang dapat membuat hidup anda ancur untuk kedepannya" ujar sammy. Kegiatan ini juga ada sesi tanya jawab dari para public figuer kepada kepala BNN. 

Acara kali ini lebih mengutamakan dialog hangat antar bnn kepada para public figuer tentang apa saja dampak terbesar narkotika dan jenis narkotika. Senantiasa merangkul semua public figuer agar pruduktif, kreatif dan membuat karya karya tanpa di backgroundin oleh narkoba. (fai – yaser)

#stopnarkoba

Page 10 of 15
We use cookies to improve our website. By continuing to use this website, you are giving consent to cookies being used. More details…