yono

yono

Page 6 of 15

Makassar, Cegahnarkoba - Para punggawa Pencegahan dan Pemberdayaan masyarakat (P2M) berkumpul di Hotel The Rinra, Makassar, 19-21 Februari 2018 untuk berdiskusi dan menyatukan tekad dalam pencegahan bahaya penyalahgunaan narkoba serta pemberdayaan masyarakat.  Selain menyatukan tekad, acara tersebut juga bertujuan untuk menguatkan koordinasi BNN Pusat dengan daerah dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba di Indonesia. Pejabat BNN Pusat dan daerah yang hadir dalam acara tersebut antara lain: Deputi Pencegahan BNN Irjen Pol Drs. Ali Djohardi, Deputi Pemberdayaan Masyarakat Irjen Pol Drs. Dunan Ismail, serta Direktur Diseminasi Informasi dan Direktur Advokasi.

Dalam sambutannya, Deputi Pencegahan BNN, Irjen Pol Drs. Ali Djohardi mengatakan selain untuk menguatkan koordinasi, Bimbingan Teknis bagi BNNP dan BNNK juga dilakukan untuk mencari solusi dan kesamaan gerak dan langkah dalam melakukan penanganan permasalahan narkoba, serta menjadikan Indonesia sebagai negeri yang memiliki karakter anti penyalahgunaan narkoba.

Lebih lanjut menurut Ali Djohardi, nilai-nilai baik dan mulia yang ditularkan dalam pelaksanaan  tugas akan memberikan dampak yang positif kepada masyarakat. “Tugas pencegahan dan pemberdayaan masyarakat yang diemban bukanlah pekerjaan semalam, namun merupakan sebuah proses panjang yang harus terus dievaluasi, diperbaiki, serta ditingkatkan. Karenanya, kesabaran, keteguhan dan stamina kita akan menjadi kunci penting dalam pencapaian tujuan kita” ujarnya.

Beberapa hal yang dibahas pada kesempatan kali ini adalah Kebijakan dan Tantangan Program Pencegahan dan Pemberdayaan di tingkat Pusat dan Daerah oleh Deputi Pencegahan BNN, Irjen Pol Drs. Ali Djohardi dan Deputi Pemberdayaan Masyarakat Irjen Pol Drs. Dunan Ismail Isja. Dalam acara Bimbingan Teknis ini, dihasilkan beberapa kesepakatan dan rekomendasi, antara lain akan segera diterbitkan Surat Edaran terkait pekerjaan teknis kepada seluruh satker daerah, pelaksanaan tes uji narkoba menggunakan tes urin bersifat Screening Early Warning (deteksi dini lingkungan) dan bukan Pro Justicia, sehingga Kabid dan Kasi P2M menjadi pengedali setiap kegiatan tes urin di daerah.

Selain itu, meningkatnya daya tangkal dan daya lawan instansi pemerintah dan komponen bangsa, maka semua jajaran harus siap, tanggap, reponsif dan inovatif serta bersinergi dengan lingkungan kerja pemerintah, swasta dan masyarakat. Pada tataran perencanaan, rekomendasi yang berhasil dihasilkan adalah Daerah Perbatasan Terpencil dan Kepulauan harus menjadi pertimbangan Biro Perencanaan BNN untuk mendapat perhatian khusus, terutama terkait operasionalisasi di lapangan. Rekomendasi lain yang bersifat terobosan adalah perlu adanya Mobile e-catalog P4GN untuk menunjang pelaksanaan kegiatan P2M di seluruh Indonesia.

#stopnarkoba #cegahnarkoba

Jakarta, Cegahnarkoba - BNN bekerjasama dengan TNI AL dan Bea Cukai kembali berhasil menggagalkan penyelundupan sabu seberat 1.37 ton di perairan Batam, Kepri, Jumat (9/02/2018) lalu. Kepala BNN, Komjen Pol. Budi Waseso menyampaikan pengungkapan narkotika jenis Methamphetamine (sabu) tersebut terdiri dari 41 karung plastik dan berasal dari Taiwan. Barang tersebut diproduksi di Myanmar dan memiliki kualitas nomor wahid yang tentu saja sangat mematikan.

“Sinergitas antara lembaga BNN, Bea Cukai dan TNI AL terus ditingkatkan. Melalui pengungkapan kasus tersebut, diperkirakan setidaknya 5 juta jiwa dapat diselamatkan dari bahaya penyalahgunaan narkoba,” tutur Buwas di Gedung BNN Cawang Jakarta Timur, Rabu (20/02/2018) yang lalu. Dengan adanya kasus tersebut, mengisyaratkan kita untuk menjaga NKRI dari bahaya penyalahgunaan narkoba, terutama masyarakat pesisir pantai seperti perairan Aceh yang dekat dengan Malaysia, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, Kepulauan Riau dan Nusa Tenggara Timur yang dekat dengan Timor Leste.

Banyak upaya yang telah dilakukan oleh BNN selain upaya penegakkan hukum. Upaya tersebut antara lain perubahan paradigma masyarakat khususnya wilayah Aceh dalam pengelolaan berbagai jenis tanaman produktif sebagai pengganti tanaman dan perladangan ganja. Menanam tanaman yang memiliki nilai tambah dan hasilnya dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar untuk daerah pedesaan adalah tujuan utamanya. Selain itu, BNN juga tidak henti-hentinya menyebarkan informasi bahaya penyalahgunaan narkotika kepada seluruh masyarakat Indonesia, khususnya di wilayah terdepan dan perbatasan Indonesia, baik itu menggunakan metode tatap muka secara langsung maupun menggunakan metode lainnya.

Melalui berbagai upaya dan langkah yang telah dan akan terus dilakukan oleh BNN beserta lembaga lainnya tersebut, diharapkan masyarakat Indonesia dapat terhindar dari bahaya penyalahgunan narkotika. (yul)

#stopnarkoba #cegahnarkoba #antinarkoba #hidupsehat #sobatsehat #anakbangsa #generasisehat #sehattanpanarkoba #kerentanpanarkoba #kreatiftanpanarkoba

Lido, Cegahnarkoba - Melestarikan alam sudah merupakan kewajiban kita bersama. Bumi harus selalu kita jaga, salah satu yang dapat kita lakukan adalah dengan menanam pohon sebanyak-banyaknya sebagai warisan kepada anak cucu kita nanti.

Penanaman pohon selain dapat mencegah banjir dan tanah longsor, juga dapat menjaga udara agar tetap segar. Dengan udara yang segar, tubuh akan menjadi lebih sehat dan bugar. Gerakan pola hidup sehat dapat mengubah perilaku yang tidak baik atau kurang baik menjadi perilaku yang lebih baik. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan memanfaatkan lahan tanah yang kurang produktif menjadi lahan yang lebih produktif dengan menanamkan pohon pada lahan tersebut, serta merawat tanaman tersebut agar tumbuh menjadi kokoh dan kuat.

Perilaku hidup sehat dan positif tersebut juga dilakukan oleh para residen (pasien terapi - red) yang ada di Balai Rehabilitasi, Lido Bogor milik BNN. Para residen dipersiapkan sebaik mungkin agar setelah selesai masa rehabilitasi mereka dapat kembali bergabung dengan masyarakat, serta menjadi pribadi yang lebih baik serta positif. Masyarakat sudah seharusnya menerima mereka agar mereka tidak kembali terjerumus pada penyalahgunaan narkoba.

Pada acara Penanaman Pohon dan Gerakan Hidup Sehat kali ini, Kepala Badan Narkotika Nasional, Budi Waseso memberikan pesan kepada perwakilan pegawai BNN dan residen, Rabu (7/2), di Balai Diklat BNN, Lido, bahwa menamam pohon bukan hanya sekedar menanam, tapi ada maknanya. Karena dari satu pohon,  satu kehidupan baru akan dimulai, sama seperti pada saat manusia lahir. Ada akar, batang dan daunnya. Diharapkan pohon yang ditanam tersebut akan bermanfat setelah tumbuh besar, bermanfaat baik dari kayunya, sampai keakarnya untuk dibuat obat-obatan atau jamu, begitu juga dengan buahnya. Kemudian pohon itu akan terus tumbuh dan berkembang menjadi generasi yang baru.

“Begitupula bagi residen, jangan berkecil hati. Belajarlah dari pengalaman masa lalu yang tidak baik agar menjadi cambuk untuk kedepannya jangan sampai masuk ke lubang yang sama untuk kedua kalinya. Narkotika yang menyerang ibarat pohon adalah akarnya, manakala akarnya rusak, maka tidak akan tumbuh, berkembang, apalagi bermanfaat”, tutur Budi Waseso.

Lebih lanjut, Budi Waseso menyampaikan permasalahan narkotika bukan hanya masalah penyalahgunaan dan peredaran gelap, tapi intinya adalah bagaimana satu negara bisa menguasai satu negara lainnya dengan menghancurkan generasi penerusnya. Kita adalah generasi yang akan datang, generasi Negara Kesatuan Republik Indonesia yang menyangkut gambaran Indonesia dimasa depan. Jika sudah menyadari itu, jangankan menggunakan narkotika, merusak diri saja pasti kita tidak akan mau. Rugi bagi kita apabila tidak ikut berperanserta dalam membangun negara dan tidak bermanfaat bagi negara ini. Maka dari itu, jangan sekali-kali kita berbuat sesuatu yang merugikan diri sendiri. (yul)

#stopnarkoba #cegahnarkoba #sehattanpanarkoba #kerentanpanarkoba #sobatcegah

Jakarta, Cegahnarkoba  -  Komunitas Garing VidGram merupakan sekumpulan generasi muda Sekolah Menengah Atas yang berkumpul memberikan kreasi diantaranya video bergenre komedi. Walaupun baru 1 tahun terbentuknya, anggota didalam nya pun memiliki kemampuan handal untuk menghibur banyak orang dengan cara memberikan video - video lucu.

Kunjungan Komunitas Garing VideoGram di CNS Radio, lantai 3, kantor Badan Narkotika Nasional  (BNN), Jakarta Timur, Kamis (07/9) sore, Ismail beserta 2 orang temannya yaitu Feri dan Rena selaku kordinator guna memberikan contoh kepada generasi muda lainnya untuk berkreasi melalui hobby dapat mengurangi penyalahgunaan narkoba.

"Jika menyalurkan hobby ke arah positif dapat memberikan effect  besar terutama untuk generasi muda seperti kita, lingkungan sekolah rawan akan bahaya narkoba dan masih banyak teman - teman ingin masih mencoba hal baru yaitu mencicipi barang haram" tutur Feri.

Rena menyatakan menjadi sasaran yaitu pemuda,  karena para pemuda menjadi penerus atau pemimpin bangsa Indonesia. Oleh karena itu, saya sangat mendukung pihak BNN gencar penangkapan dan penggrebekkan guna memberantas para tersangka pengguna, pengedar narkoba. Narkoba menjadi salah satu bumerang bagi bangsa Indonesia, dengan melakukan banyak kegiatan akan terhindar dari hal negative.

Peran keluarga salah satu bagian terpenting dalam memberikan pengaruh bahkan diri sendiri pun harus lebih peduli terhadap lingkungan sekitar. Saling menghargai dan mengarahkan guna membentuk karakter agar tidak menyentuh barang haram. Pihak BNN selalu mengadakan penyuluhan bahkan seminar terhadap lingkungan masyarakat, kampus, perusahaan serta komunitas. (wijik)

#stopnarkoba

Jakarta, Cegahnarkoba  -  Komunitas Into The Light merupakan sebuah komunitas bergerak dengan tema Kesehatan Jiwa khususnya Pencegahan Bunuh Diri. Pada tahun 2013 terbentuklah komunitas ini awalnya hanya kelompok kerja kepanitiaan disebuah Universitas namun Deni selaku Founder beserta teman - teman dari komunitas Into The Light mempunyai ketertarikan yang sama dalam memberikan Pencegahan terhadap orang - orang guna ingin bunuh diri.

Lebih baik memberikan bantuan, hapuskan stigma dalam diri dan mengembangkan kepekaan terhadap sekitar. Banyak faktor dalam kasus ingin bunuh diri misalnya ketika orang tersebut merasakan kesepian yang berlebih, krisis eksistensial, dan penyakit. Melalui email, Applikasi Line dan bertemu secara langsung menjadi langkah awal guna meringankan masalah yang sedang di hadapinya.

Kunjungan Komunitas Into The Light di CNS Radio, lantai 3, kantor Badan Narkotika Nasional  (BNN) Senin (11/09) sore, Eka seorang Psikolog mencangkup anggota dari komunitas Into The Liight. 10 September 2017 ini adalah Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia “Luangkan Satu Menit, Mengubah Satu Kehidupan“. Saya, Anda, kita, dan mereka dapat berpartisipasi untuk mendengar satu sama lain. Bersama, kita dapat saling membantu untuk meringankan beban dan menyelamatkan nyawa.

Eka mengungkapkan bahwa Indonesia sudah darurat narkoba, di era 90 an sudah menjadi trend namun untuk sekarang lebih kepada 'Pelarian' ketika dimana seseorang tidak sanggup untuk menyelesaikan masalahnya dan menggunakan narkoba menjadi salah satu solusi nya. Penyalahgunaan narkoba mengakibatkan effect bagi dirinya sendiri, sosial maupun lingkungan.

Di usia muda sekalipun sudah terpapar dengan penyalahgunaan narkoba, diperlukan adanya pendekatan secara personal baik pengguna maupun penyalahguna agar lebih clear. Effect narkoba pun tidak hanya memberikan pengaruh terhadap fisiknya saja tetapi sebenarnya apa penyebab orang tersebut memakai narkoba? Lanjut Eka

Sekarang, adalah saatnya kita mengembangkan potensi kita sebagai makhluk sosial dengan belajar untuk mendengar dan menyimak kehidupan sesama. Lebih aware tentang penyalahgunaan narkoba di era globalisasi karena setiap nyawa sangat berharga, mari kita mulai hapus stigma, peduli sesama dan sayangi jiwa. (wijik)

#stopnarkoba

Jakarta, Cegahnarkoba – Badan Narkotika Nasional Bidang Pencegahan tidak henti-hentinya bersosialisasi mendatangi masyarakat, kali ini BNN ikut meramaikan acara Indonesia Juara yang diselenggarakan oleh Komunitas Backpacker Jakarta di Bumi Perkemahan Cibubur. Acara tersebut diselenggarakan dalam rangka memperingati ulang tahun ke-4 komunitas Backpacker Jakarta.

Acara yang dilaksanakan pada Sabtu (9/9) dan Minggu (10/9), ini juga memiliki daya tarik lainnya yang menarik perhatian para peserta acara. Adalah sebuah mobil sosialisasi BNN yang diletakkan ditengah-tengah stage area, yang didalamnya berisi pengetahuan mengenai jenis-jenis narkotika. Selain itu, pengunjung juga bisa berkonsultasi langsung dengan pegawai BNN yang hadir disana.

Bersamaan dengan diadakannya acara ini, BNN sekaligus CNS Radio juga memberikan rkan penyuluhan kepada para peserta serta komunitas-komunitas yang hadir mengenai bahaya narkoba. CNS Radio melakukan beberapa kegiatan bersama peserta acara. Mulai dari kuis-kuis seputar narkoba, sampai pemberian hadiah berupa gelang USB, dan sticker. Kegiatan yang dilakukan oleh CNS Radio ini bertujuan untuk menarik para pengunjung untuk ikut mendengarkan CNS Radio dan menegaskan kepada mereka bahwa CNS Radio bukanlah radio yang kaku, namun sangat mengikuti trend saat ini.

Tidak hanya sekedar hiburan, tetapi tujuan diadakan kegiatan ini juga untuk mensosialisasikan tentang bahaya narkoba kepada masyarakat. Diharapkan semoga sosialisasi narkoba seperti ini sering dilakukan karena sangat bermanfaat bagi masyarakat dan menjadikan reminder untuk tidak menggunakan narkoba. (andien)

#stopnarkoba

Page 6 of 15
We use cookies to improve our website. By continuing to use this website, you are giving consent to cookies being used. More details…