Pemuda Harus Sadar Bahaya Narkoba

0
47

Selasa, 12 Agustus 2014, JAKARTA – “Jangan menganggap enteng tentang narkoba, jangan sampai terjerumus karena ikut-ikutan lalu kecanduan apalagi sampai menjadi penyalur pegedar”, demikian disampaikan Rotua Sihotang,  Penyuluh Bidang Pencegahan Badan Narkotika Nasional dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bagi Pemuda dan Remaja GPI Sidang Kota Wisata, bertempat di Gedung GPI Sidang Kota Wisata, Jl. Raya Narogong Cileungsi, Minggu pagi (3/8).

Rotua  menyampaikan kepada segenap pemuda dan remaja mengenai pengetahuan  narkoba dan penyalahgunaan serta dampak dari penyalahgunaan narkoba tersebut.  Rotua  mengatakan bahwa  semua orang punya peluang yang sama untuk terjerumus ke dalam lingkaran tersebut, terutama remaja dalam masa usia yang labil dan mudah tertarik dalam menyalahgunakan narkoba. Kita hanya bisa menjauhinya atau mencegahnya. Disinilah peran para pemuda dan remaja untuk melakukan upaya-upaya pencegahan, sebagai pelopor dan pemuda yang hidup dengan teknologi tentu punya ide-ide yang kreatif dengan melakukan kegiatan positif dalam mendukung program pemerintah dalam menanggulangi penyalahgunaan narkoba, seperti aktif dalam komunitas remaja yang ada dengan baik. Remaja dihadapkan pada pilihan bebas harus mampu dan terampil dalam memilih pergaulan di sekitar lingkungan agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba..

Pengguna narkoba lebih baik di rehabilitasi daripada dipenjara pun menjadi bahasan menarik bagi pemuda dan remaja yang hadir, Gabriel, salah satu pemuda yang hadir pada FGD pagi itu juga menyampaikan pendapatnya bahwa UU No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika harus segera disosialisasikan ke masyarakat luas. Agar masyarakat sadar untuk lapor diri dengan tanpa perlu merasa takut untuk melaporkan permasalahan narkoba kepada pihak yang berwenang. Jangan ada lagi permainan-permainan yang curang, yang merugikan masyarakat karena tidak pahamnya masyarakat terhadap UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika tersebut. Masyarakat juga sudah harus tahu bahwa pengguna narkoba tempatnya bukan berada di balik sel jeruji penjara melainkan ditempatkan di rehabilitasi agar para korban dapat dipemulihan dan direhabilitasi (fan).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here